Polda Jatim Bongkar Komplotan Curanmor Satu Keluarga, 12 Tersangka Diamankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten yang melibatkan 12 tersangka. Yang mengejutkan, sebagian pelaku berasal dari satu keluarga yang menjalankan aksi secara terorganisir.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan bahwa komplotan ini terdiri dari pelaku-pelaku yang berasal dari berbagai wilayah, termasuk Pasuruan, Malang, dan Lumajang. Beberapa di antaranya diketahui masih memiliki hubungan keluarga.

"Dari hasil penyelidikan, kami temukan adanya hubungan keluarga antara bapak dan anak di antara pelaku. Mereka beraksi secara terorganisir dan sudah sering melakukan pencurian lintas kabupaten," ujar Kombes Jules dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Jumat (1/8/2025).

Jules menyebutkan, dari tujuh laporan polisi yang diterima sepanjang Juli, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum berhasil mengamankan 17 unit sepeda motor hasil curian, satu unit mobil pikap, satu unit mesin sepedah motor, sejumlah handphone, serta kunci T yang digunakan dalam aksi kejahatan.

Sasaran para pelaku cukup variatif. Mereka mencuri kendaraan yang diparkir di lokasi sepi seperti teras rumah, warung kopi, apotek, parkiran ruko, rumah makan, hingga area persawahan dan kebun.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, merinci keterlibatan satu keluarga yang turut menjadi bagian dari komplotan ini.

“Untuk satu keluarga itu terdiri dari orang tuanya, bapaknya dan dua anaknya,” ungkap AKBP Jumhur.

Ketiganya diketahui beraksi di sedikitnya 17 lokasi berbeda di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang. Sang ayah berperan sebagai pengatur strategi dan pengawas, sementara kedua anaknya bertindak langsung dalam melakukan pencurian sepeda motor.

“Rata-rata petani menaruh motornya di pinggir jalan. Itu yang jadi sasaran mereka,” lanjutnya.

Sepeda motor hasil curian dijual secara langsung ke individu di berbagai daerah pegunungan seperti Pasuruan dan Probolinggo. Komplotan ini tidak menggunakan jaringan penadah tetap, melainkan menjual berdasarkan pesanan melalui jaringan pribadi maupun media sosial.

“Siapa yang pesan, itu yang dapat. Mereka juga menggunakan media sosial untuk mencari pembeli,” jelas AKBP Jumhur.

Ia menambahkan, motor-motor curian dijual dengan harga sangat murah, berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per unit, tergantung jenis dan kondisi kendaraan.

Dalam kasus ini, satu dari dua belas tersangka diketahui masih berstatus anak di bawah umur. Ia tidak dihadirkan dalam rilis pers dan kini telah dititipkan ke Balai Pemasyarakatan Anak.

Seluruh tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan. Mereka terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. Ad

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…