UTM: Waspadai Geopolitik dan Krisis Global
SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan – Ribuan mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tampak antusias menyambut pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025 bertajuk Salam Kenal Civitas Akademika (Sakera), pada Senin (4/8). Tahun ini, pembukaan PKKMB terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan Orasi Kebangsaan kepada para mahasiswa baru.
Dalam orasinya, AHY menekankan pentingnya generasi muda memahami dan mengantisipasi dinamika geopolitik global yang terus berubah cepat. Ia menyampaikan bahwa dunia tengah menghadapi tantangan serius dalam sektor pangan, energi, dan air (food, energy, water).
“Saat ini, lebih dari dua miliar penduduk dunia tidak memiliki akses terhadap air bersih. Satu dari sebelas orang mengalami kelaparan. Sementara itu, sumber energi fosil makin menipis. Ini adalah realita global yang harus kita hadapi bersama,” tegas AHY di hadapan civitas akademika UTM.
Menurut AHY, pertambahan populasi dunia yang signifikan memperbesar tekanan terhadap sumber daya alam. Jika tidak dikelola dengan baik, kelangkaan ini bisa memicu persaingan antarnegara yang semakin keras dan bahkan konflik.
Sebagai bagian dari solusi, AHY mengapresiasi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk program *makan bergizi gratis bagi pelajar*, yang dinilainya sebagai langkah nyata menghadapi krisis pangan dan memastikan generasi muda Indonesia tetap sehat dan produktif.
“Food, energy, dan water akan menjadi isu kunci masa depan. Kalau kita tidak bersiap, maka kita akan tertinggal. Jangan sampai Indonesia kalah dalam kompetisi global hanya karena kita abai terhadap ancaman geopolitik,” ujar AHY.
Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam pembangunan bangsa. Pendidikan tinggi, menurutnya, harus menjadi ladang untuk melahirkan solusi dan pemimpin masa depan yang tangguh, adaptif, dan berwawasan global.
Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi', S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran AHY. Ia berharap orasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa baru untuk tidak hanya fokus pada studi akademik, tetapi juga membangun kesadaran kebangsaan dan kepedulian terhadap isu-isu global. “Kami dengan Mas Menko AHY dan Presiden ke 6 RI Bapak SBY sudah menjadi bagian penting kemajuan UTM, semoga dari UTM tercetak pemimpin mas depan seperti Mas Menko AHY,” ujar Prof Safi’.
Acara PKKMB Sakera 2025 di UTM akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan beragam kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan kehidupan kampus sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan kepemimpinan, kewirausahaan, dan kebangsaan. rko
Editor : Moch Ilham