Pemdes Ketimang Kacamatan Wonoayu Gelar MusrebangDes Tahun 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara musyawarah desa di pendopo kantor desa setempat. SP/MAN
Acara musyawarah desa di pendopo kantor desa setempat. SP/MAN

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrengbangdes) Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu, tahun 2025 dilaksanakan di pendopo kantor desa setempat, Senin (4/8/2025) malam kemarin. 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menampung aspirasi usulan pembangunan masing-masing wilayah (Dusun, RT/RW) di desa setempat. Program kegiatan tahunan mesti harus dilakukan, hal ini untuk memprioritaskan pembangunan fisik dan nonfisik sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia.

Selain itu, Kepala Desa Ketimang H. Abdul Wahab, menyampaikan, bahwa Musrengbangdes malam ini sebagai ruang penampung aspirasi warga untuk turut merencanakan program pembangunan desa. Selain pembangunan, musrengbangdes juga diselenggarakan untuk membahas kepentingan dan kemajuan desa.

Kegiatan Musrengbangdes ini untuk diaplikasikan pelaksanaanya pada tahun 2026 mendatang. Dan agar pembangunan yang menggunakan dana APBN maupun APBD tepat sasaran, sehingga masyarakat akan merasakan hasil dari program pemerintah. 

Rencana pembangunan di wilayah RT/RW hendaknya disikapi penuh tanggungjawab, baik pembangunan fisik maupun sarana lain yang dipandang perlu diprioritaskan. Musrengbangdes adalah sarana menggali informasi dari masing masing wilayah.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Wonoayu Dian Fitriana menjelaskan, bahwa Musrenbangdes pada malam ini merupakan wahana publik untuk membawa para pemangku kepentingan memahami permasalahan pembangunan di desa. Program perencanaan pembangunan harus melalui proses Musrenbangdes dengan tujuan mengoptimalkan partisipasi masyarakat sesuai dengan amanat undang-undang.

Melalui Musrengbangdes inilah aspirasi masyarakat disalurkan sebagai masukkan bagi proses perencanaan pembangunan selanjutnya yang ada di Desa Ketimang. Man

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…