Dipinjami Jaket Temannya, Berujung Dikeroyok 9 Pesilat

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelaku digelandang petugas untuk dihadirkan saat rilis. SP/Lestariono
Para pelaku digelandang petugas untuk dihadirkan saat rilis. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Satuan Reskrim Polres Blitar berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dalam peristiwa tersebut, sembilan orang pelaku diamankan, terdiri dari enam anak di bawah umur dan tiga orang dewasa.

Seperti yang diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Momon Suwito SH dalam rilisnya Kamis (7/8) siang, untuk  kejadian pengeroyokan terjadi pada Senin, (4/8) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, ada di tiga TKP berbeda, yakni di area persawahan Desa Sukosewu Kec Gandusari Kab Blitar, di depan rumah salah satu pelaku, dan di depan rumah korban sendiri.

Sedang korban berinisial RIP merupakan pelajar berusia 15 tahun, atas kejadian itu korban alami luka parah, memar di bagian dada dan punggung akibat dipukuli secara bergantian oleh sembilan orang pelaku menggunakan tangan kosong.

Dalam kejadian itu bermula saat korban merasa kedinginan dan meminjam jaket pada temanya yang membonceng RIP, sedang jaket hoodie itu  bergambar logo salah satu perguruan silat, yang diikuti teman temanya. 

Rupanya saat RIP kenakan, jaket itu direkam oleh RF salah satu pelaku dan diunggah ke media sosial sebagai statusnya, unggahan tersebut kemudian menimbulkan kesalahpahaman dari sejumlah anggota perguruan yang merasa tersinggung karena korban bukan bagian dari mereka.

AKP Momon lebih rinci menerangkan, selanjutnya korban kemudian didatangi dan dibawa oleh para pelaku ke lokasi persawahan, dimana aksi pengeroyokan dilakukan secara bersama-sama. Tidak berhenti di sana, korban kembali dianiaya di rumah salah satu pelaku, hingga akhirnya dipukul sekali lagi di depan rumahnya sendiri sebelum akhirnya diantar pulang.

"Pihak keluarga yang melihat kondisi korban segera membawanya ke rumah sakit, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Blitar, dan tak butuh waktu lama, hanya dalam kurun waktu tiga jam setelah laporan diterima, petugas berhasil mengamankan seluruh pelaku, sejumlah 9 pelaku," terang AKP Momon seijin Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman.

Dalam pemeriksaan akhirnya Satreskrim melakukan penahanan terhadap tiga lelaki dewasa, yakni J (22), SBNH (19), dan GAP (20), sementara  enam pelaku anak-anak tidak ditahan karena masih berstatus pelajar.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, satu celana pendek warna biru, satu jaket merah, satu kaos hitam dan Dua unit sepeda motor.

Atas peristiwa ini, AKP Momon Suwito menegaskan bahwa para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun 6 bulan penjara.

"Untuk motif dari pengeroyokan ini diduga karena rasa kesal dan tersinggung dari para pelaku terhadap korban yang menggunakan atribut perguruan silat yang diikuti pelaku tanpa izin," pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota ini.

Dengan kejadian tersebut, Polres Blitar mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan para pelajar, untuk menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Les

Berita Terbaru

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…