Komitmen Fokus di Sektor Pertanian, Pemkab Banyuwangi Dorong Petani-petani Muda Kreatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung dan panen selada milik petani muda Saiful di Kecamatan Glenmore. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung dan panen selada milik petani muda Saiful di Kecamatan Glenmore. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengajak generasi muda, yakni para petani-petani muda mandiri dan kreatif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, tidak ragu untuk terus berkomitmen menekuni sektor pertanian.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencontohkan dua pemuda asal Kecamatan Glenmore. Diketahui dua pemuda itu adalah Saiful Bahri dan Ferdiansyah yang sukses mengembangkan usaha pertanian hidroponik selada.

"Dua pemuda ini membuktikan bahwa pertanian bukan profesi yang tertinggal, melainkan bisa menjadi jalan sukses jika ditekuni dengan ilmu dan inovasi," katanya, Senin (11/08/2025).

Dua pelaku agribisnis tersebut lahir dari program inovatif Pemkab Banyuwangi, yakni Jagoan Tani. Salah satunya, Saiful, yang awalnya membangun usaha hidroponik dari nol hingga jadi pemasok tetap ke sejumlah gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

"Jadi, ini contoh dua anak muda yang bisa menjadi inspirasi, kami mengajak anak muda untuk ikut Jagoan Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.

Sementara Saiful menyampaikan usahanya dimulai saat pandemi COVID-19 pada 2020 dan kala itu ia tergugah melihat kegiatan bertani hidroponik di Pay Farm, usaha milik Ferdiansyah, berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.

"Awalnya merintis tiang greenhouse dari bambu, atap plastik seadanya. Pernah semua tanaman selada mati karena nutrisi kebanyakan, pernah juga atap roboh karena hujan, tapi saya terus bangkit dan terus belajar dari kesalahan," katanya.

Lebih lanjut, Saiful menceritakan saat ini sudah memiliki greenhouse berukuran 12X20 meter, dengan 10 meja tanam dan 4.500 lubang hidroponik. Setiap hari ia panen sekitar 10 sampai 20 kilogram selada, yang sebagian besar dikirim ke gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

"Omzet harian sekitar Rp200.000, dan per bulan sekitar Rp6.000.000, bisa lebih saat harga naik. Untuk sekarang harga jual per kilogram selada ke mitra berkisar Rp20.000 per kilogram," kata Saiful. by-01/dsy

Berita Terbaru

Tabir Misteri Bangunan ‘Mewah’ di Lapas Cibinong, Mulai Terungkap

Tabir Misteri Bangunan ‘Mewah’ di Lapas Cibinong, Mulai Terungkap

Kamis, 01 Okt 2026 07:38 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tabir misteri di balik berdirinya deretan bangunan ‘mewah’ di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Ja…

Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot

Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot

Kamis, 01 Okt 2026 07:35 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pabrikan mobil asal Jepang belum sepenuhnya menggantikan manusia dengan robot untuk merakit kendaraan. Wakil Presiden Direktur PT Toyota…

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Siap Diaudit Forensik

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Siap Diaudit Forensik

Kamis, 01 Okt 2026 07:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) siap mendukung rencana audit forensik tata kelola Keuangan Haji. BPKH juga akan menyediakan data dan…

Honda Luncurkan Skuter Matic di China

Honda Luncurkan Skuter Matic di China

Kamis, 01 Okt 2026 07:31 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Honda meluncurkan skuter matic edisi khusus yang bisa bikin penggemar Gundam ngiler. Honda NS125FX Freedom Gundam Limited Edition resmi…

Sejumlah Penjual di TikTok Shop, Ngadu ke DPR-RI

Sejumlah Penjual di TikTok Shop, Ngadu ke DPR-RI

Kamis, 01 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Sejumlah penjual di TikTok Shop mengadukan persoalan saldo tidak dapat dicairkan hingga menjadi Rp 0 ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR…

BI, Batasi Pembelian Dolar AS

BI, Batasi Pembelian Dolar AS

Kamis, 01 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) menyampaikan alasan di balik kebijakan pembatasan pembelian dolar Amerika Serikat (AS). Penetapan batas transaksi…