Hidden Gem, Air Terjun Lawe yang Mempesona di Dalam Hutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terjun Lawe atau Coban Lawe, yang terletak di Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Ponorogo. SP/ PNG
Terjun Lawe atau Coban Lawe, yang terletak di Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Ponorogo, kota kesenian Reog yang legendaris  juga menyimpan pesona alam yang memukau dan sayang untuk dilewatkan. Mulai dari telaga yang menenangkan, air terjun yang tersembunyi, hingga situs peninggalan purbakala, wisata di Ponorogo adalah pilihan ideal bagi yang mencari tempat healing atau ingin mendalami warisan lokal.

Salah satunya Air Terjun Lawe atau Coban Lawe, yang terletak di Desa Krisik, Kecamatan Pudak, air terjun ini adalah hidden gem yang menawarkan suasana asri dan alami. Berjarak sekitar 33 km atau satu jam perjalanan dari pusat kota, rutenya hanya bisa dilalui dengan motor.

Setelah itu, kamu harus berjalan kaki sebentar untuk sampai ke lokasi.
Sumber air yang berasal dari Gunung Wilis membuat aliran air di Air Terjun Lawe begitu jernih dan segar. Air terjun ini memiliki suasana yang tenang dan jauh dari keramaian, cocok untuk Anda yang ingin menikmati keindahan alam secara lebih intim.

Tidak hanya satu, terdapat beberapa air terjun lain di sekitar Coban Lawe yang juga menawarkan pesona alam yang belum banyak diketahui orang, menjadikan tempat ini semakin menarik untuk dijelajahi.

Meskipun akses menuju lokasi cukup menantang dengan jalanan yang terjal, sensasi yang didapatkan saat tiba di air terjun ini sangat memuaskan. Dengan udara pegunungan yang sejuk, Anda bisa menikmati keindahan alam sambil merendam kaki di bawah aliran air yang dingin.

Di sekitar air terjun, juga terdapat fasilitas yang memadai, seperti lahan parkir, warung makan, dan toilet untuk kenyamanan pengunjung.

Air Terjun Lawe buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 19.00 dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang. Jika Anda mencari tempat wisata alam yang alami dan belum banyak diketahui orang, Coban Lawe adalah pilihan yang tepat. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…