Izin BBWS Belum Keluar, Pembangunan Masjid Apung & Tembok Cina di Bantaran Sungai Madiun Mandek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Proyek pembangunan Masjid Apung dan Tembok Cina di bantaran Sungai Madiun tahun ini terancam mandek. Pasalnya, hingga kini izin pemanfaatan lahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo belum terbit.

Ketua LSM Pedal, Heri Sem, mendesak pembangunan fisik dihentikan total sebelum rekomendasi dan izin resmi keluar dari BBWS maupun Kementerian PUPR.

Ia mengingatkan, pemanfaatan bantaran sungai tanpa izin berpotensi melanggar hukum dan bisa berujung sanksi pidana. “Kalau memang belum ada izin ya harusnya distop. Jangan dibangun dulu, izinnya baru diproses,” tegas Heri.

Meski belum ada izin baru, lapak UMKM di sekitar musala yang akan diubah menjadi Masjid Apung sudah digeser.

Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengakui izin lama yang dipakai untuk pembangunan Taman Lalu Lintas pada 2016–2017 tidak bisa langsung digunakan. Pemkot wajib mengajukan pembaruan izin karena lahan tersebut milik instansi lain.

“Ini mengajukan perubahan dari musala lama menjadi masjid apung. Istilahnya asistensi lagi, tetap kulonuwun ke BBWS,” ujar Thariq.

Ia menambahkan, rencana Tembok Cina yang akan dibangun di lokasi sama juga memerlukan izin baru.

Dalam Perubahan APBD 2025, Pemkot sudah menyiapkan anggaran Rp100 juta untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) Masjid Apung. Kebijakan ini sempat dipertanyakan Fraksi Perindo karena izin dari BBWS belum dikantongi.

Hingga kini, Tembok Cina baru sebatas pengecatan tembok bantaran bergaya oriental, sementara Masjid Apung masih dalam tahap desain dan persiapan area. Pemkot menargetkan keduanya mulai dibangun tahun depan, meski legalitas lahan masih menggantung. man

Berita Terbaru

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sejumlah ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo rampung di bangun, namun Pemerintah…