PDIP Nilai Proyek Penulisan Ulang Sejarah RI, Kontroversial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Proyek penulisan ulang sejarah RI di bawah Menteri Kebudayaan Fadli Zon, juga dikritik PDIP. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap arahan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri.

Megawati, kata Hasto, ingin penulisan sejarah RI didasari kebenaran dan kajian akademis secara komprehensif.

"Mari kita semua melihat penulisan sejarah dengan kebenaran melalui kajian-kajian akademis melihat secara komprehensif. Itu yang menjadi arahan dari Ibu Megawati Sukarnoputri," kata Hasto usai mendampingi Megawawati memimpin upacara HUT ke-80 RI di sekolah partai, Jakarta, Minggu (17/8).

Hasto menyoroti keputusan Fadli yang menunda perilisan proyek tersebut dari semula bersamaan dengan HUT RI pada Agustus ini. Menurut dia, penundaan itu berkat masukan dan kritik dari berbagai kalangan karena proyek tersebut dinilai kontroversial.

"Sehingga penulisan sejarah yang menimbulkan berbagai kontroversi itu akhirnya ditunda," katanya.

Hasto menyebut PDIP juga memiliki Badan Khusus soal sejarah. Lewat badan itu, pihaknya akan terus memberi masukan dan mengawal proyek tersebut.

"PDI Perjuangan telah mendirikan badan Sejarah Nasional Partai. Sehingga mereka juga akan memberikan kontribusi agar bangsa ini dapat belajar dari sejarah," katanya.

Setelah sempat molor dari target perilisan pada Agustus, Fadli memastikan projek penulisan ulang sejarah tetap dirilis 2025. Dia menargetkan proyek itu akan dirilis pada peringatan hari Pahlawan Oktober mendatang.

Fadli bilang proyek itu sudah rampung melalui uji publik dan kini berada di tahap proses reading dan editing oleh tim penyusun. Dia menambahkan proses pengerjaan proyek itu juga berjalan dengan lancar hingga saat ini.

"Iya tahun ini, rencana mudah-mudahan bisa kita selesaikan segera," kata Fadli di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/8).

Proyek penulisan ulang sejarah ini menuai kontroversi di tengah masyarakat. Hujan kritik datang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat sipil hingga sejarawan. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Jadi Sorotan! AMDAL Wisata Mikutopia Belum Tuntas, Wawali Kota Batu: Masih dalam Proses

Jadi Sorotan! AMDAL Wisata Mikutopia Belum Tuntas, Wawali Kota Batu: Masih dalam Proses

Selasa, 07 Apr 2026 12:32 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti obyek wisata Mikutopia di Kota Batu pada beberapa waktu terakhir menjadi sorotan lantaran polemik perizinan wisata…

Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

Selasa, 07 Apr 2026 12:24 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Insiden kebakaran terjadi di rumah Sri Wulaningsih di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman Tulungagung yang mengakibatkan sebuah…

Geram Tak Diperbaiki! Warga Nganjuk Gelar Aksi Protes ‘Tanam Pohon Pisang-Tebar Ikan’ di Jalan Rusak

Geram Tak Diperbaiki! Warga Nganjuk Gelar Aksi Protes ‘Tanam Pohon Pisang-Tebar Ikan’ di Jalan Rusak

Selasa, 07 Apr 2026 12:06 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Imbas jalan yang rusak dan tidak segera diperbaiki, warga di Dusun Tempel, Desa/Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk menggelar…

Agar Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Bantu Fasilitasi Izin Trayek Pemilik Angkot

Agar Tetap Beroperasi, Pemkot Surabaya Bantu Fasilitasi Izin Trayek Pemilik Angkot

Selasa, 07 Apr 2026 11:56 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah berupaya agar pemilik angkutan kota (angkot) yang ada di kota tetap terus…

Viral! Harga Plastik Melonjak hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Carikan Solusi Bagi Pelaku UMKM

Viral! Harga Plastik Melonjak hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Carikan Solusi Bagi Pelaku UMKM

Selasa, 07 Apr 2026 11:44 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait harga plastik yang tiba-tiba melonjak signifikan hingga 60 persen sejak adanya konflik di Timur…

Kurangi Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Dongkrak Aksi ’Run For Rivers’

Kurangi Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Dongkrak Aksi ’Run For Rivers’

Selasa, 07 Apr 2026 11:32 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, berkomitmen menjaga dan mengurangi  sampah plastik khususnya sampah laut …