Kejari Mulai Selidiki Dugaan Bancakan Jaspro dan Tentium PDAM Kota Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dugaan penyimpangan dalam pembagian jasa produksi (jaspro) dan tentium di tubuh PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun mulai diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Madiun, Arfan Halim, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Saat ini perkara masuk tahap penelaahan.

“Laporan itu sudah kami telaah dan tim sepakat melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni penerbitan surat perintah penyelidikan. Namun, sebelum surat itu resmi diterbitkan, ada beberapa administrasi yang harus dilengkapi,” tegas Arfan, Selasa (19/8/2025).

Ia menjelaskan, administrasi itu meliputi penyusunan rencana penyelidikan, penentuan pihak-pihak yang akan dipanggil, hingga pengumpulan data. “Setelah itu baru kami terbitkan surat perintah resmi,” imbuhnya.

Laporan dugaan penyimpangan dalam pembagian jasa produksi (jaspro) dan tentium tersebut dilayangkan pemerhati kebijakan publik asal Sidoarjo, Irwan Febrianto Nugroho, pada awal Agustus 2025 lalu.

Irwan mengungkapkan, pembagian jaspro dan tentium pada 2019–2020 mencapai 15 persen dari laba bersih, padahal aturan tegas hanya memperbolehkan maksimal 5 persen.

“Jadi ada kelebihan sekitar 10 persen,” tegas Irwan usai melapor di kantor Kejari Kota Madiun pada 7 Agustus 2025.

Menurutnya, praktik itu jelas menyalahi Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 8 Tahun 2019 Pasal 121 serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 Pasal 103. Dari laporan keuangan, laba PDAM pada 2019 tercatat Rp 1,54 miliar dan tahun berikutnya Rp 1,60 miliar. Namun, nilai jaspro dan tentium yang digelontorkan diduga jauh melampaui batas wajar.

Indikasi penyimpangan ini sejatinya bukan hal baru. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2023 juga menemukan adanya kelebihan pembayaran jaspro tahun 2021, bahkan lebih dari Rp 1 miliar yang kemudian harus dikembalikan.

“Setelah saya analisa ke belakang, pola yang sama juga terjadi di 2019 dan 2020. Karena itu saya memutuskan melapor ke penegak hukum,” lanjut Irwan.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Sari Madiun, Suyoto, hingga kini enggan buka suara. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp tak kunjung direspons hingga berita ini ditayangkan. man

Berita Terbaru

Pemkab Jember Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Sinergi TP PKK Posyandu dan Bunda PAUD

Pemkab Jember Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Sinergi TP PKK Posyandu dan Bunda PAUD

Rabu, 13 Mei 2026 06:10 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Komitmen memperkuat pelayanan dasar masyarakat terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Jember melalui penguatan peran perempuan dan…

Gus Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Gus Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Rabu, 13 Mei 2026 06:05 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bupati Jember, Gus Fawait resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember di Pendopo…

Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Anggota Komisi A Dorong Balai RW Jadi Pusat Pembinaan Remaja

Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Anggota Komisi A Dorong Balai RW Jadi Pusat Pembinaan Remaja

Rabu, 13 Mei 2026 06:00 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi.com – Antisipasi aktifitas negatif pada kalangan rameja Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, mendorong penguatan program Kampung P…

Jokowi akan Keliling Indonesia

Jokowi akan Keliling Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Projo Budi Arie pada awal bulan ini. Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik,…

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.com  : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, kini memiliki wacana untuk menghapus pajak kendaraan bermotor. Sebagai …

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM  : Pelemahan nilai tukar rupiah tak terbendung. Selasa sore (12/5), kurs rupiah di pasar spot melemah tajam Rp 115 atau 0,66% menjadi Rp …