Pedagang di Pantai Cemara Ketar-ketir, Puluhan Warung Hancur Dihantam Ombak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga yang mempunyai warung di pinggir Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger resah dan ketar-ketir banyak warung dihantam ombak tinggi. SP/ JBR
Warga yang mempunyai warung di pinggir Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger resah dan ketar-ketir banyak warung dihantam ombak tinggi. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Diterjang ombak tinggi membuat sebanyak puluhan pedagang warung di pinggir Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur ketar-ketir.

Warga yang mempunyai warung tersebut mengaku resah, lantaran puluhan warung semakin lama semakin habis, karena dihantam ombak tinggi. Bahkan, sejumlah warga yang awalnya berjualan di wilayah tersebut, kini tidak dapat melanjutkan usahanya.

Seperti diketahui, pengunjung yang datang ke Pantai Cemara bukan hanya warga dari Jember. Banyak yang datang dari luar. Seperti Lumajang dan Bondowoso. Oleh karenanya, banyak warga yang menjadi pedagang.

Kini, para pedagang yang warungnya rusak harus berbenah lagi dan belum bisa jualan. Sementara, sejumlah warung lainnya juga terancam dihantam gelombang. Hal itu karena, banyak posisi warung yang kini sudah dekat dengan laut, akibatnya pasir terkikis ombak besar.

Selain itu, ada juga pemilik warung yang enggan pindah lagi, karena sudah tidak ada tempat untuk membuat warung lagi. Mereka bertahan dengan memasang ratusan sak untuk pengaman warungnya agar tidak rusak dihantam ombak.

Sajib (55), warga Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, berharap Pemkab Jember atau Bupati Jember Muhammad Fawait hadir ke lokasi. Agar lokasi setempat juga menjadi perhatian pemerintah.

“Harapannya bupati bisa turun langsung melihat kondisi rakyatnya. Terutama pemilik warung di Pantai Cemara,” katanya, Selasa (26/08/2025).

Dia menyebut, banyak warung yang sudah ambruk dan saat ini sebagian lainnya terancam dihantam ombak. Bahkan, ada juga rumah warga yang terancam ombak. Sehingga, pemilik rumah harus memasang ratusan sak di belakang rumahnya.

“Yang parah itu gelombang datang malam hari, pemilik warung yang awalnya pulang sore, pagi melihat warungnya sudah hancur,” kata Sajib.

Sebagai informasi, ombak besar dan tinggi diprediksi akan terus terjadi hingga September 2025. Saat ini, akibat ombak besar, jarak muara sungai dengan fondasi warung hanya tinggal 1 meter. 

Sementara itu, jika ombak tinggi, Jalur Lintas Selatan (JLS) jurusan Jember - Lumajang juga terancam. Sebab, ombak yang tinggi terus terjadi dan sudah mendekati pemukiman warga. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…