Ribuan Santri dan Ojol Gelar Salat Gaib Serta Doa Bersama untuk Driver Affan Kurniawan

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Ribuan santri pondok pesantren Amanatul Ummah dan ratusan ojek online (ojol) di Surabaya menggelar salat gaib dan doa untuk Affan Kurniawan, korban meninggal saat persitiwa demo di Jakarta. 

Mereka mendoakan Affan menjadi seorang yang mati syahid dan keluarga yang ditinggalkannya tabah dan sabar. Diharapkan kejadian ini menjadikan hikmah bagi bangsa Indonesia, dan tidak terulang lagi.

Kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang menjadi korban saat aksi unjuk rasa di Jakarta, membuat banyak pihak merasa berduka dan berempati. Termasuk ribuan santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan ratusan ojek online menggelar salat gaib dan doa bersama untuk Affan Kurniawan. 

Salat gaib dan doa bersama ini digelar di halaman dalam pondok pesantren dan langsung dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Prof KH Asep Saifudin Chalim.

Mereka tampak khusyuk mengikuti salat gaib dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil serta doa bersama ini. Bahkan tak sedikit ojol maupun santri yang menitikan air mata. 

Mereka berduka atas insiden yang menewaskan Affan saat mengikuti aksi demo di Jakarta, yang memang berlangsung tegang dan memanas hingga malam hari.

“Kita harus berbelasungkawa kepada ananda Affan Kurniawan. Semoga almarhum Affan bisa dijadikan dan digolongkan sebagai seorang yang mati syahid dan mendapatkan tempat yang layak di surga Alloh," tutur Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifudin Chalim.

"Saya bisa merasakan bagaimana orang-orang seperti ojol ini, betapa sulitnya mencari nafkah untuk memenuhi kehidupan keluarganya, apalagi seperti sekarang ini," tambahnya. 

“Karena itu kami ikut belasungkawa kepada Affan dengan menggelar salat gaib Semoga menjadi pelipurlara dan diterima semua amalnya oleh Allah SWT," imbuh kiai yang sangat berpengaruh di Jawa Timur ini.

Sementara itu, salah seorang ojol bernama Sigit Asrori yang mengikuti salat gaib dan doa bersama ini, merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan santri Ponpes Amanatul Ummah, yang memberikan perhatian kepada nasib ojol.

“Sungguh kami para ojol di sini merasa terharu. Kami mengucapkan terima kasih kepada kiai Asep dan para santri yang begitu peduli dan perhatian kepada nasib kami para ojol ini.Terutama kepada korban, almarhum Affan yang menjadi korban saat demo. Semoga semua ini bisa menjadikan hikmah dan berkah bagi kami para ojol," ungkap Sigit Asrori, dengan nada haru dan mata berkaca-kaca.

Diharapkan, peristiwa duka ini bisa menjadikan pelajaran dan hikmah bagi semua pihak, termasuk para pendemo, aparat kepolisian dan pemerintah untuk melakukan perbaikan,dan memperhatikan nasib rakyat. Selain itu kejadian memilukan tersebut tidak terulang lagi di tanah air ini. Byb

Berita Terbaru

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar acara inti Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 bertajuk Pisowanan Agung pada Rabu 5 Agustus 2026…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menjadi sorotan. Meski jadwal pelaksanaan Musda…