Analisis Memperkirakan Total Kerugian Akibat Kericuhan Rp 196,57 triliun
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemprov DKI menyebut ada 22 halte TransJakarta yang terdampak kericuhan. Dari jumlah itu, enam halte terbakar dan 16 lainnya dipenuhi coretan serta mengalami kerusakan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki halte TransJakarta hingga Stasiun MRT yang rusak akibat kericuhan. Dia berharap perbaikan segera tuntas.
"Kerusakan MRT sebesar Rp 3,3 miliar, TransJakarta kurang lebih Rp 41,6 miliar, serta kerusakan CCTV dan infrastruktur lainnya Rp 5,5 miliar. Jadi totalnya ada Rp 55 miliar," kata Pramono usai rapat dengan Forkopimda di Balai Kota Jakarta, Senin (1/9/2025)
Di Jakarta dan sekitarnya, tujuh gerbang tol juga dibakar dengan estimasi kerugian Rp120 miliar. Selain itu, ada belasan halte TransJakarta dirusak atau dibakar dengan kerugian sekitar Rp25 miliar. Ada pagar dan fasilitas Gedung DPR/MPR juga rusak dengan estimasi Rp10 miliar. Total kerugian di Jakarta diperkirakan mencapai Rp155 miliar .
Di Makassar, gedung DPRD Sulawesi Selatan dibakar habis dengan kerugian sekitar Rp200 miliar. Peristiwa ini menewaskan tiga pegawai yang terjebak di dalam gedung dan melukai lima orang lainnya. Jika digabungkan dengan santunan negara, total kerugian di Makassar mencapai Rp205 miliar.
Kerusakan juga terjadi di berbagai kota lain. Di Bandung, gedung DPRD rusak dan wisma tamu dibakar dengan kerugian Rp40 miliar. Di Surabaya, gerbang Grahadi dirusak dan kendaraan dibakar dengan kerugian Rp25 miliar. Di Malang, 16 pos polisi rusak dan tiga di antaranya dibakar dengan kerugian Rp30 miliar. Di Yogyakarta, SPKT dibakar massa dan gedung MAPOLDA DIY dirusak dengan estimasi kerugian Rp15 miliar. Di daerah lain seperti Solo, NTB, Medan, Kediri dan Pontianak, perusakan serta pembakaran dan pengrusakan menambah kerugian sekitar Rp50 miliar. Dengan demikian, total kerugian di daerah lain diluar Jakarta diperkirakan Rp160 miliar.
Transportasi umum dan logistik ikut terdampak. Layanan MRT dan TransJakarta sempat lumpuh sebagian, dengan kerugian sekitar Rp50 miliar. Kemacetan dan keterlambatan distribusi barang selama tiga hari menambah kerugian sekitar Rp100 miliar.
Sektor perdagangan dan konsumsi mengalami pukulan besar. Sejumlah mal besar di Jakarta seperti Atrium Senen, Sarinah, Senayan Park, dan Lippo Mall tutup lebih awal, dengan potensi hilangnya transaksi sekitar Rp500 miliar. Di Surabaya, Tunjungan Plaza dan Plaza Surabaya ditutup lebih awal, dengan kerugian Rp150 miliar. Pakuwon Mall di Yogyakarta tidak beroperasi sehari Sabtu 30 Agustus 2025.
Jika seluruh kerugian dijumlahkan, maka total estimasi kerugian nasional akibat kerusuhan 28--30 Agustus 2025 mencapai Rp 196,57 triliun .
Hal ini diungkapkan oleh Timotius Apriyanto, analis yang menulis di Kompasiana.com, dengan judul "Hitung Cepat Estimasi Kerugian Material Akibat 2 hari Kerusuhan Sipil di Akhir Agustus 2025", memperkirakan totalnya kerugian mencapai : Rp 196,57 triliun.
Picu Kerugian Ekonomi
Kerusuhan ini tidak hanya mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas publik, tetapi juga memicu kerugian ekonomi yang sangat besar. Dampaknya meluas ke kepercayaan investor, stabilitas sosial, dan daya beli masyarakat, sehingga menambah beban biaya pemulihan sosial-politik dan memperberat tekanan terhadap perekonomian nasional.
Ambil Tindakan Setegas-tegasnya
Menurut Prabowo, perusakan fasum dan penjarahan dilakukan juga di sejumlah sentra ekonomi. Ia mencatat ada perusakan fasilitas umum (fasum) hingga penjarahan.
"Kepada pihak kepolisian dan TNI saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya terhadap segala macam bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan terhadap rumah individu ataupun tempat-tempat umum, atau sentra-sentra ekonomi, sesuai dengan hukum yang berlaku," ungkap Prabowo dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube resmi Sekretariat Kepresidenan, Minggu (31/8/2025).
Petugas Tidak Boleh Ragu
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut ada arahan Presiden dalam Sidang Kabinet yang digelar pada Minggu (31/8).
Sjafrie mengatakan Presiden meminta agar pelanggaran baik dalam bentuk perusakan benda, fasilitas umum, maupun harta milik pribadi, harus ditindak secara tegas dan sesuai hukum.
"Petugas tidak boleh ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan dan penjarahan yang memasuki wilayah pribadi maupun wilayah institusi negara yang harus selalu dalam keadaan aman," tuturnya.
Selain itu, Presiden juga meminta Kepala Badan Intelijen Negara untuk terus memantau situasi dan melaporkannya kesempatan pertama bila terjadi dinamika di lapangan.
Sementara Menteri Dalam Negeri ditugaskan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintahan di daerah, serta mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan rakyat.
"Oleh karena itu, ini adalah kebutuhan bersama: soliditas dari seluruh aparat, baik pemerintah pusat maupun daerah," jelasnya.
Polisi di Surabaya
Polisi bakal memburu pelaku pembakaran Gedung Negara Grahadi, Sabtu (31/8) malam. Hal ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto.
"Negara kita berdasarkan hukum, siapapun yang melanggar hukum akan kita proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Edy saat olah TKP di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (31/8/2025) malam.
Edy menyebut tindakan pembakaran Gedung Grahadi sudah masuk pelanggaran pidana. Oknum disebutnya bertindak anarkis hingga menyebabkan kebakaran di ruang kerja Wagub Jatim, Biro Umum, Biro Protokol serta penjarahan di ruang kerja wartawan.
Peristiwa Hari Sabtu 30 Agustus di mana terjadi tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok orang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan pelemparan bom molotov ke Grahadi bagian Barat di mana di situ ada ruangan wagub, protokol, biro umum, dan ruangan wartawan," jelasnya.
Mapolsek Tegalsari yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur, juga dirusak sejumlah orang, Jumat (29/8) malam.
sejumlah fasilitas di Mapolsek Tegalsari itu rusak. Dinding-dinding bagian depan dicoret
Terlihat dari luar, sejumlah fasilitas yang ada di Malolsek Tegalsari rusak. Jendela dan pintu pecah. Kerusakan didiga juga sampai ke dalam ruangan SPKT.
Belum dapat terkonfirmasi apakah pelaku perusak merupakan bagian dari demonstran yang menuntut keadilan atas kematian Affan usai dilindas rantis Brimob dalam demo tunjangan DPR di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.
Seperti diketahui Gabungan masyarakat sipil di Surabaya menggelar aksi solidaritas Darurat Kekerasan Aparat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, sejak Jumat (29/8) sore.
Aksi ini dilakukan untuk memprotes kekerasan aparat menyusul tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan akibat dilindas rantis Brimob.
Tugaskan DPR RI Undang Tokoh
Prabowo mengimbau seluruh masyarakat untuk tertib dalam menyampaikan aspirasi dan keluhannya. Ia juga meminta Kementerian-Lembaga untuk senantiasa terbuka terhadap masukan masyarakat.
"Kepada pemerintah saya perintahkan semua KL untuk menerima utusan-utusan kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan koreksi, menyampaikan kritik, menyampaikan perbaikan terhadap jalannya negara dan pemerintahan," jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo juga meminta badan legislatif, khususnya DPR RI untuk segera mengundang tokoh publik dan mahasiswa untuk menyerap masukan para demonstran.
"Saya juga akan meminta kepada pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat tokoh-tokoh mahasiswa tokoh-tokoh dari kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya supaya bisa diterima dengan baik dan langsung berdialog," tutupnya. n erc/ks/sb1/jk/rmc
Editor : Moch Ilham