Diduga Palsukan Identitas demi Jual Tanah Miliaran Milik Orang Lain, Pasutri di Gresik Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa pasutri Ainul Churi dan Yeni Yuspita Sari duduk mengapit penasehat hukumnya saat sidang di Ruang Chandra PN Gresik.
Terdakwa pasutri Ainul Churi dan Yeni Yuspita Sari duduk mengapit penasehat hukumnya saat sidang di Ruang Chandra PN Gresik.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Sepasang suami istri di Gresik, Ainul Churi dan Yuni Yuspita Sari, harus berurusan dengan hukum setelah diduga memalsukan identitas untuk menjual tanah milik orang lain senilai hampir Rp4 miliar. Keduanya kini duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Senin (1/9/2025), karena terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen penting.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik, Paras Setio, dalam dakwaannya menyebut bahwa pasutri ini tidak sendiri. Mereka bekerja sama dengan Achmad Wahyudin, yang merupakan kakak kandung dari pemilik tanah, Zainal Abidin. Ketiganya diduga secara sadar memasukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik, termasuk memalsukan KTP, KK, hingga buku nikah.

Modusnya cukup rapi. Ainul dan Yuni diduga membuat identitas palsu dengan menggunakan nama Zainal Abidin dan istrinya, Hunaifa. Mereka bahkan menyematkan foto pribadi di dokumen tersebut agar terlihat sah. Akta palsu ini lalu digunakan di hadapan notaris Teguh Sudibyo pada 28 Agustus 2013, guna memuluskan transaksi jual beli tanah di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, seluas 8.400 meter persegi.

Tanah yang dimaksud kemudian dijual ke Koperasi PKPRI seharga Rp3,78 miliar. Achmad Wahyudin, dengan bermodal surat kuasa palsu, menjadi pihak yang mengatur seluruh proses penjualan. Sementara pasutri tersebut berpura-pura menjadi pasangan sah Zainal Abidin dan Hunaifa di depan notaris.

Zainal Abidin yang hadir sebagai saksi dalam persidangan mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui tanahnya telah berpindah tangan pada 2016, saat dihubungi pihak koperasi. "Saya kaget, karena koperasi menunjukkan surat jual beli dan identitas atas nama saya dan istri, tapi bukan kami yang membuat atau menandatangani," ujar Zainal di hadapan majelis hakim yang diketuai Bagus Trenggono.

Zainal mengaku baru melaporkan kejadian ini ke polisi di akhir tahun 2024 setelah mendapat pendampingan dari seorang advokat. "Saya tidak mengerti hukum, tapi setelah bertemu pengacara, saya berani ambil langkah hukum," jelasnya.

Persidangan juga dijadwalkan menghadirkan saksi dari pihak pembeli, Ahmad Djamil, pengurus Koperasi PKPRI. Namun ia batal hadir karena sedang menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Sementara itu, terdakwa ketiga, Achmad Wahyudin, juga tidak hadir dalam sidang karena dikabarkan sakit. Jaksa telah menyerahkan surat keterangan dokter sebagai bukti ketidakhadirannya.

Untuk sementara, ketiga terdakwa ditahan di Rutan Banjarsari, Cerme, Gresik. Sidang lanjutan dijadwalkan pada Senin pekan depan (8/9/2025), dengan agenda lanjutan pemeriksaan saksi-saksi. did

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…