Museum Ikut Dijarah, Pemkab Kediri Minta Aset dan Artefak Segera Dikembalikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi museum di Kediri yang turut dijarah masyarakat saat demo beberapa waktu lalu. SP/ KDR
Kondisi museum di Kediri yang turut dijarah masyarakat saat demo beberapa waktu lalu. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Maraknya penjarahan saat demo serentak beberapa waktu lalu, turut dirasakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur. Pasalnya, artefak yang berada di museum disana juga ikut dijarah massa.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta aset pemkab serta artefak di museum yang dijarah saat kerusuhan Sabtu (30/08/2025) malam kemarin untuk segera dikembalikan. 

Pihaknya membuka layanan pengembalian barang-barang serta artefak tersebut guna menekan besarnya kerugian yang terjadi akibat insiden penjarahan tersebut. Pasalnya, ada beberapa aset milik pemkab yang dijarah seperti komputer, pendingin ruangan, televisi, hingga kursi.

Selain itu, massa juga menjarah isi dari museum, yang lokasinya berada di belakang kantor DPRD Kabupaten Kediri. “Kami buka layanan hotline (pengembalian aset yang dijarah),” katanyanya, (02/09/2025).

Adapun untuk pengembalian aset Pemerintah Kabupaten Kediri, masyarakat bisa menghubungi hotline 085816310842. Pengembalian juga bisa dilakukan di Kantor Satpol PP atau Damkar Kabupaten Kediri di Desa Menang, Kecamatan Pagu serta di balai desa terdekat.

Sedangkan untuk pengembalian artefak, Mas Dhito meminta agar artefak tersebut dapat dikembalikan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri atau menghubungi hotline 08122951510.

Dan hingga kini memang sudah ada beberapa aset yang dikembalikan seperti tabung elpiji, alat tulis, hingga kotak tisu. Sedangkan untuk aset yang nilainya mahal seperti komputer, hingga kini belum dikembalikan.

Diketahui, saat ini, keadaan museum dalam kondisi yang memprihatinkan. Kaca pecah, lalu terdapat beberapa fragmen yang hilang termasuk fragmen kepala ganesha dan koleksi wastra kain batik. Kerusakan juga terjadi pada miniatur lumbung serta Arca Bodhisattva.

"Saya harapkan kalau ada yang sadar, karena ini peninggalan benda bersejarah mohon oknum yang kemarin dirasa mengambil silakan dikembalikan, ditaruh di pemkab," kata dia.

Pemerintah Kabupaten Kediri juga telah memperkirakan kerugian akibat kerusuhan massa yang terjadi di kantor Pemkab Kediri hingga DPRD kabupaten setempat mencapai sekitar Rp500 miliar. Angka tersebut juga belum termasuk kendaraan. Ada sekitar 25 unit kendaraan yang terbakar, belum roda dua. kd-01/dsy

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar memperluas program Desa Binaan Imigrasi (DBI) sebagai upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan O…

Erick Wowor Buka Peran Miming

Erick Wowor Buka Peran Miming

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

KITA sudah bicara soal pengakuan. Sekarang kita bicara soal penyakitnya: Mentalitas Mafia Kasus. Apa itu? Itu mentalitas yang menganggap hukum itu dagangan.…

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Penyitaan, penggeledahan, pencegahan, hingga status tersangka Febrie…

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…