Jendela Depan Bermasalah, Tesla Recall 7.301 Unit Model Y 2025 di Australia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tesla Model Y 2025. SP/ JKT
Tesla Model Y 2025. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tesla Model Y adalah model Tesla terlaris di dunia. Berdasarkan data penjualan global Tesla untuk tahun 2024 (tahun terbaru yang lengkap tersedia), Model Y mendominasi dengan sekitar 1,22 juta unit terjual, yang menyumbang lebih dari 68 persen dari total penjualan Tesla secara keseluruhan (1,79 juta unit). 

Ini membuatnya tidak hanya model terlaris Tesla, tetapi juga menjadi kendaraan terlaris secara global untuk tahun tersebut, mengalahkan model seperti Toyota RAV4 dan Corolla, Rabu (03/09/2025).

Kini, Tesla harus menarik kembali lebih dari 7.000 unit Model Y terbaru (2025) dikarenakan adanya potensi kesalahan pada jendela depan otomatis di sisi pengemudi. Selain itu, Tesla Australia menyarankan pemilik yang terkena dampak tidak perlu mengunjungi pusat layanan untuk mengatasi kesalahan.

Diketahui, total kendaraan yang terdampak mencapai 7.301 unit yang dicap model 2025 dan mempengaruhi semua varian, yang berarti mayoritas Model Y yang diperbarui yang dijual secara lokal terjebak dalam penarikan ini.

Pemberitahuan penarikan, yang diajukan ke Departemen Infrastruktur yang mengungkapkan karena masalah perangkat lunak sisi perlindungan otomatis jendela pengemudi mungkin tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Belum ada kasus yang dikonfirmasi dari cacat yang menyebabkan cedera ini, tetapi penarikan kembali memperingatkan, jika bagian tubuh berada di ruang jendela ketika jendela sisi pengemudi ditutup, itu dapat meningkatkan risiko cedera pada penumpang kendaraan.

Tesla Australia telah mengatakan bahwa pemilik yang terkena dampak akan dihubungi secara tertulis, dan disarankan untuk mengunduh pembaruan perangkat lunak terbaru untuk memperbaiki masalah.

Pemilik dapat memeriksa versi perangkat lunak sistem operasi terbaru mereka dengan menavigasi ke menu 'Kontrol', lalu 'Perangkat Lunak' pada sistem infotainment Model Y, dengan build 2025.25.6 atau yang lebih baru untuk memperbaiki kesalahan. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…