Polres Blitar Kota Ungkap Ratusan Tanaman Ganja Usai Kerusuhan Massal

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Yudha saat beri keterangan di TKP berdampingan dngan Kapolres Blitar AKBP Arifazlurrahman. SP/ Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Yudha saat beri keterangan di TKP berdampingan dngan Kapolres Blitar AKBP Arifazlurrahman. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekali  mendayung dua..tiga pulau terlampaui. Pepatah itu terjadi di kesatuan Polres Blitar Kota ketika melakukan penangkapan para tersangka kerusuhan dan pengrusakan saat UNRAS pada Minggu dini hari (31 Agustus 2025), membuahkan hasil ungkap ratusan tanaman ganja di wilayah Kabupaten Blitar.

Iinformasi yang mengejutkan yang di terima Polres Blitar Kota dari pengakuan  tersangka perbuatan anarkis yang di periksa, ternyata ada tersangka yang  mengkonsumsi Narkoba dan ganja, dari pengakuan pengguna Ganja, bahwa ganja itu di peroleh dari seseorang yang menjualnya, yaitu  SA (39) warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar yang menanam Ganja tersebut.

berbekal informasi tersebut langsung Satuan Reserse Narkoba  Polres Blitar lakukan penyelidikan di tkp seperti  yang di sampaikan tersangka kerusuhan, akhirnya Sat.Reskoba yang di Komandani AKP Rokhani  berhasil menemukan ladang ganja, tanpa nunggu waktu, pada Senen malam (1 September 2025).

Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudha Ully memimpin langsung penangkapan terhadap pemilik tanaman ganja tersebut, sekaligus perugas mencabut atau memboyong ratusan  tanaman ganja yang di tanam pada lapak lapak di sekeliling  halaman rumah SA.

Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudha Ully S.IK.M.SI pada wartawan pada Selasa malam (3 September 2025),  pengungkapan tanaman ganja itu bermula saat pemeriksaan tersangka kerusuhan, ternyata ada yang mengkonsumsi Narkoba dan Ganja, dari keterangan pengkonsumsi ganja itulah pihaknya berhasil ungkap tanaman ganja tersebut.

"Awalnya pengakuan  pengguna ganja, asal mulanya mendapatkan ganja,  terus kita lakukan pemeriksaan oleh Satreskoba, ternyata membeli dari seseorang yang bernama SA warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kini untuk saudara SA masih kita lakukan pendalaman pemeriksaan," terang AKBP Yudha  pada wartawan.

Dalam penggerebekan di rumah SA pada Senen malam (2 September 2025) yang di pimpin langsung Kapolres Blitar Kota, berhasil temukan tanaman ganja sebanyak 820 batang ganja yang di tanam di lapak lapak atau pot pot bunga yang beradav di seputaran rumah SA.

Anehnya tanaman ganja itu sudah berlangsung dua tahun itu para tetangga tidak mengetahui kalau tanaman tersebut adalah ganja, namun pengakuan SA, tanaman  ganja ganja tersebut sejak 7 sampai 8 bulan lalu.

"Terungkapnya dan temuan ratusan tanaman Ganja ini setelah ada tersangka yang di tangkap saat lakukan anarkis di depan  Polres Blitar Kota pada Sabtu malam (30 Agustus 2025) hasil pemeriksaan tersangka, dia konsumsi ganja dari seseorang yang menanam ganja di rumahnya desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, untuk pemilik tanaman ganja sudah kita amankan, dan di lakukan pemeriksaan oleh Satreskoba, selanjutnya kita koordinasi dngan Polres Blitar, untuk itu kita terus melakukan pemberantasan jenis Narkoba apa pun bentuknya termasuk ganja, ini pengungkapan yang luar biasa, hal ini terus kita kembangkan untuk perkembangan selanjutnya," kata AKBP Yudha, saat di TKP tanaman ganja. les

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…