Polres Madiun Kota Tangani Kasus Dugaan Sawah Milik Warga Tertimbun Urukan Tanah Dinas PUPR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Madiun – Kasus dugaan pengurukan lahan sawah di Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, kini resmi ditangani Polres Madiun Kota. Pelapor, Agus Sunarko, dimintai keterangan pada Kamis (4/9/2025).

Agus menyebut pemeriksaan berlangsung hampir tiga jam, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Puluhan pertanyaan diajukan penyidik, termasuk soal mediasi yang sebelumnya digelar Dinas PUPR bersama pihak kelurahan dan kecamatan.

“Mediasi memang sudah dilakukan, tapi hasilnya nol. Sampai sekarang tidak ada penyelesaian nyata,” ungkap Agus usai diperiksa.

Ia berharap polisi bisa segera menuntaskan kasus ini, lantaran kondisi sawah miliknya benar-benar tak lagi bisa ditanami. “Kami mengapresiasi langkah cepat Polres. Semoga kasus ini segera diusut tuntas dan tuntutan saya direalisasi, karena kerugian yang saya alami sangat besar,” tandasnya.

Pelapor menjelaskan, permasalahan ini bermula dari aktivitas pengerukan sungai oleh Dinas PUPR Kota Madiun pada akhir Desember 2024. Tanah hasil kerukan ditimbun di sawah Agus seluas 1.300 meter persegi selama hampir dua bulan. Saat itu sawah sedang tidak ditanami, namun setelah urukan, lahan pertanian itu rusak parah dan tak bisa difungsikan.

Agus sempat protes ke dinas dan dijanjikan ada pembersihan sekaligus ganti rugi. Namun hingga kini, janji itu tak sepenuhnya ditepati. “Baru ada pembersihan sebagian, itupun masih menyisakan tanah bercampur sampah,” tegasnya. (man)

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…