SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama pada bulan Agustus 2025, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Penurunan ini merupakan hal yang wajar, mengingat masa libur sekolah dan kuliah telah usai, sehingga membuat angka kunjungan merosot karena sedikitnya hari libur.
"Prediksi kami memang begitu, Mas. Di bulan Juli lalu kunjungan tinggi karena masih musim liburan sekolah dan kuliah. Jadi lebih banyak masyarakat yang berwisata ke Bromo," jelas Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, MInggu (07/09/2025).
"Bulan Juli ada libur sekolah pada 1-13 Juli 2025 lalu. Sedangkan Agustus hanya ada libur panjang peringatan kemerdekaan pada 15 sampai 18 Agustus 2025," imbuhnya.
Diketahui, angka kunjungan wisatawan domestik (WNI) maupun mancanegara (WNA) mencapai 106.351 orang pada Juli 2025. Dengan rincian, wisatawan nusantara atau WNI mencapai 100.182 orang, dan wisatawan mancanegara sebanyak 6.169 orang, totalnya 106.351 orang. Sementara jumlah kendaraan roda empat sebanyak 30.157 unit dan motor 12.223 unit.
Sedangkan pada Agustus 2025, wisatawan lokal sebanyak 91.821 orang, wisatawan mancanegara 7.748 orang dan totalnya 99.569 orang. Untuk kendaraan roda empat sebanyak 25.711 unit dan motor sebanyak 14.908 unit.
Meskipun terjadi penurunan dari sisi total kunjungan, kata Endrip, jumlah wisatawan mancanegara justru mengalami peningkatan sekitar 1.579 orang dibanding bulan sebelumnya. Hal itu karena, Gunung Bromo tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik Gunung Bromo bagi wisatawan luar negeri masih cukup tinggi, bahkan di luar musim liburan nasional," ungkapnya. pr-01/dsy
Editor : Desy Ayu