Masuk 10 Besar, Xiaomi Raih Tren Positif Penjualan NEV Terbanyak di China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Xiaomi YU7. SP/ JKT
Xiaomi YU7. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Perusahaan asal China, Xiaomi membuka babak baru yang tak kalah gemilang. Melalui Xiaomi Auto, tercatat mereka baru mulai melakukan pengiriman kendaraan listrik tahun lalu dan kini langsung menuai hasil yang meyakinkan meski hanya mengandalkan dua model mobil listrik.

Data terbaru dari China Passenger Car Association (CPCA) mencatat, pengiriman mobil listrik Xiaomi Auto pada Agustus 2025 mencapai 36.396 unit. Capaian ini bukan hanya naik 19,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi juga melonjak hingga 177,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian ini menjadi bulan kedua berturut-turut bagi Xiaomi Auto berhasil mempertahankan pengiriman di atas ambang 30.000 unit. Kinerja gemilang ini mengantarkan Xiaomi Auto untuk pertama kalinya masuk ke dalam 10 besar peringkat penjualan kendaraan energi baru (NEV) di China. 

Laporan CPCA menunjukkan Xiaomi Auto mengamankan posisi ke-10 dengan pangsa pasar 3,3 persen di bulan Agustus. Xiaomi SU7: Sebanyak 19.848 unit SU7 berhasil dikirimkan pada bulan Agustus, KAmis (11/09/20225).

Angka ini memang menurun 18,69 dari 24.410 unit di bulan Juli, namun masih mencerminkan pertumbuhan 51,38 persen dari tahun ke tahun. SU7 menyumbang 54,53 persen dari total pengiriman Xiaomi Auto di bulan Agustus.

Xiaomi YU7: Model YU7 mencatatkan pengiriman sebanyak 16.548 unit, meningkat pesat 173,88 persen dibandingkan 6.042 unit di bulan Juli. Pertumbuhan signifikan ini menjadi faktor kunci yang mendorong total penjualan Xiaomi Auto, dengan YU7 menyumbang 45,47 persen dari pengiriman bulan Agustus.

Meski YU7 baru diluncurkan, model ini telah mengumpulkan 240.000 pesanan dalam tiga hari pertama. Dengan tingkat pengiriman bulan Agustus, Xiaomi akan membutuhkan sekitar 15 bulan untuk memenuhi seluruh pesanan tersebut. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…