Susul Toyota, Lexus Recall Ribuan Unit Gegara Klaster Instrumen Digital Bermasalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lexus LM. SP/ JKT
Lexus LM. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Lexus Filipina baru-baru dikabarkan sedang melakukan penarikan ulang (recall) untuk model LM, LS sebanyak 1.172 unit dikarenakan adanya masalah klaster instrumen digital, Jumat (12/09/2025)

Bahkan beberapa hari lalu empat model Toyota, yang meliputi Alphard, Camry, Corolla, dan Corolla Cross dengan total 3.416 kendaraan juga terdampak recall karena  masalah dengan alat pengukur digital mereka. 

Karena kesalahan pemrograman, sistem akan berulang kali menyimpan data yang tidak perlu, yang akan menyebabkan memori habis lebih cepat dari yang diharapkan. Hal ini dapat mengakibatkan layar tidak menyala, yang tidak ideal saat mengemudi.

Lebih lanjut, Toyota Motor Filipina akan memberitahu pelanggan yang terkena dampak melalui Surat Pemberitahuan Resmi dan akan diundang oleh dealer Lexus resmi untuk memprogram ulang atau mengganti sistem meteran kombinasi tanpa biaya untuk pemilik kendaraan.

Namun, perusahaan ingin menegaskan kembali bahwa perangkat lunak pemrograman ulang dan suku cadang pengganti untuk kampanye layanan khusus saat ini tidak tersedia saat ini, dan diharapkan siap pada Oktober 2025 atau lebih lambat.

Setelah suku cadang perbaikan tersedia, pelanggan dengan kendaraan yang merupakan bagian dari penarikan sangat dianjurkan untuk segera membuat janji dengan dealer Lexus resmi untuk melakukan perbaikan yang diperlukan. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…