SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto kembali menggelar gathering penggerak donor darah dan mitra rumah sakit se Kota Mojokerto. Kegiatan yang dihelat mulai tanggal 12 sd 14 September 2025 berlangsung di Banjarnegara.
Kegiatan itu diikuti sekitar 83 peserta dari instansi pemerintah, swasta, mitra perusahaan, lembaga sosial dan komunitas sosial.
Ketua PMI Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa gathering ini merupakan bagian dari apresiasi PMI Kota Mojokerto terhadap para penggerak donor darah dan mitra rumah sakit. Mereka selama ini menurut Ning Ita menjadi motor dan kepanjangan tangan dari PMI dalam menggerakan para pendonor.
”Kegiatan ini kita lakukan tiap tahun sebagai reward bagi para penggerak donor darah serta rumah sakit (RS) pengguna darah,” ujarnya.
Ning Ita menambahkan, gathering ini menjadi sangat penting. Selain mempererat hubungan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi gagasan, masukan dan evaluasi agar pelayanan PMI Kota Mojokerto semakin baik kedepannya.
"Disnilah peran penggerak darah menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan yang memastikan ketersediaan darah tetap terjaga," tandasnya.
Masih kata Ning Ita saat ini PMI Kota Mojokerto setiap bulannya membutuhkan sekitar 1800 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien baik di rumah sakit dalam kota maupun luar luar kota.
"Jumlah tersebut tentu bukan angka yang sedikit, sehingga diperlukan kolaborasi erat antara PMI, Mitra Rumah Sakit, Pemda serta masyarakat luas," ungkapnya.
Diakhir sambutannya, sosok yang juga menjabat sebagai Walikota Mojokerto tersebut menyampaikan terima kasihnya kepada Bank Jatim Cabang Mojokerto yang dari tahun ke tahun selalu setia mendukung terselenggaranya acara gathering. Bentuk dukungan itu adalah bukti nyata kepedulian dalam mendukung program-program kemanusiaan.
"Semoga semakin banyak pihak yang ikut serta memberikan dukungan sehingga gerakan donor darah di Kota Mojokerto semakin meluas dan berkelanjutan," pungkasnya. dwi
Editor : Redaksi