Residivis Curanmor Dibekuk Resmob Satreskrim Polres Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelaku digelandang untuk dihadirkan dalam rilis. SP/Lestariono
Para pelaku digelandang untuk dihadirkan dalam rilis. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI COM, Blitar - Pelaku Curanmor di Kesamben Blitar terungkap, setelah teman pelaku tertangkap di Polsek Kromengan Polres  Malang, kasus Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) jenis Honda Beat hitam milik ADD (29), warga Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ini terungkap, setelah teman pelaku tertangkap di wilayah Kabupaten Malang.

Hilangnya motor jenis Honda Beat milik ADD, setelah mendapati sepeda motor miliknya hilang saat diparkir di pinggir jalan depan rumah orangtuanya di Dusun Sebeng, Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Senin (28/7).

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito Pratomo SH MH, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap pria bernama inisial BS (38) alias Oceng, pelaku pencurian sepeda motor milik ADD, berkat informasi dari Polsek Kromengan, Kabupaten Malang.

“Saat Polsek Kromengan menangkap pelaku curanmor dengan inisial I (29) yang dalam interogasi mengakui juga melakukan pencurian serupa (Curanmor) bersama Oceng di Kesamben Blitar,” ujar Momon pada konferensi pers, Senin (15/9) sore.

Setelah mendapat informasi dari Polsek Kromengan Unit Reskrim Polres Blitar langsung melakukan pengejaran yang dipimpin langsung AKP Momon, akhirnya pelacakan dan pencarian Bambang alias Oceng tak membutuhkan waktu lama, akhirnya  Oceng yang juga Residivis kasus Curanmor dapat ditangkap di wilayah Kabupaten Kediri pada 12 September 2025.

"Setelah kita menerima informasi dari Polsek Kromengan Kab.Malang, langsung kita tindak lanjuti, dan berhasil kita tangkap Oceng  di wilayah Kediri, guna penyelidikan warga Kec.Pagak Kabupaten Malang ini kita tahan termasuk Barang bukti berupa Motor." Ungkap AKP Momon, seijin Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman dalam rilisnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lumajang ini menambahkan, Oceng bisa di jerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

"Untuk itu kami berpesan pada masyarakat, apabila menaruh Motornya untuk berhati hati, juga ketelitian tentang kondisi motor sudah terkunci dengan sempurna, untuk menghindari korban Curanmor," pesan AKP Momon. Les

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …