Secara Swakelola Revitalisasi Fisik SDN Sidoklumpuk Didanai APBN

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Progres revitalisasi fisik SD Negeri Sidoklumpuk di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ HANDOKO
Progres revitalisasi fisik SD Negeri Sidoklumpuk di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ HANDOKO

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Program revitalisasi fisik SD Negeri Sidoklumpuk di Kabupaten Sidoarjo tahun ini menyerap anggaran sebesar Rp 1 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Dana tersebut digunakan untuk rehabilitasi maupun pembangunan sarana prasarana pendidikan dasar yang meliputi pembangunan toilet, rehab ruang kelas dan pembangunan  kelas baru yang diusulkan melalui aplikasi Dapodik dan ditetapkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah.

’’Saat ini pekerjaan sudah mulai dilaksanakan. Masa pengerjaan 120 hari kalender. Seluruh pekerjaan ditarget selesai maksimal Desember 2025,’’ kata Bayu seto, Kepala Seksi (kasi) Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (17/09/2025).

Revitalisasi dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan pihak sekolah," Revitalisasi  fisik sekolah rusak tingkat SD di Sidoarjo yang sumber pendanaan di cover APBN ada 9 sekolah, salah satunya  SDN Sidoklumpuk dan nlainya berbeda-beda di tiap sekolah, tergantung jenis pekerjaannya,’’ ujarnya.

Lebih lanjut menurut Bayu, pada tahun ini penuntasan rehab sekolah SD Negeri memerlukan anggaran besar milyaran rupiah bagi 79 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang perlu direhab. 

"Karena APBD Sidoarjo kurang mencukupi maka usulan Rehabilitasi SDN Sidoklumpuk bersama 9 sekolah lainya diajukan melalui Kementerian yang selanjutnya disetujui dan dilaksanakan secara swakelola melalui tim Panitia Pembangunan Satuan Pembangunan (P2SP) SDN Sidoklumpuk " ujar Bayu.

Berbeda dengan rehabilitasi sekolah SD Negeri yang anggarannya melalui APBD pihaknya aktif langsung  namun demikian pihak sarpras Dikbud Menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana, menyusun database sarana dan prasarana, mengendalikan dan mengawasi sarana dan prasarana SD dan melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kebijakan teknis sarana prasarana SD. hdk

Berita Terbaru

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…