BPS Catat Angka Kemiskinan di Jember Turun 0,34 Persen, Inflasi Stabil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt. Kadiskominfo Jember Regar Jeane Dealan Nangka. SP/ JBR
Plt. Kadiskominfo Jember Regar Jeane Dealan Nangka. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mencatat angka kemiskinan di Jember saat ini sudah turun 0,34 persen. Angka penurunan kemiskinan tersebut terjadi setelah Bupati Muhammad Fawait menjabat. 

"Saya baru saja menyelesaikan rapat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Jember. Dan itulah hasil datanya," kata Plt. Kadiskominfo Jember Regar Jeane Dealan Nangka, Jumat (19/09/2025).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan, Bupati Fawait berhasil mengurangi angka kemiskinan pada tingkat terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

"Data terbaru menunjukkan bahwa dalam tujuh bulan kepemimpinannya, Gus Bupati beserta tim berhasil menurunkan angka kemiskinan absolut. Dari sebelumnya sebesar 224.077 jiwa, kini menjadi 216.076 jiwa," ujarnya.

Regar menambahkan, pencapaian ini merupakan angka kemiskinan yang terendah dalam satu dekade terakhir. Tingkat kemiskinan turun secara bertahap dari 9,01 persen di tahun 2024, menjadi 8,67 persen di tahun 2025.

"Ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,34 persen," paparnya.

Mengenai angka inflasi, Regar menyampaikan, Kabupaten Jember masih stabil pada angka 2,06 persen. Ini lebih rendah dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional.

"Selain itu Jember juga mengalami deflasi dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Agustus 2025, deflasi tercatat sebesar 0,04 persen dan pada Juli 2025 sebesar 0,34 persen," tambahnya.

Kata Regar, hasil ini didukung oleh sejumlah usaha yang dilakukan. Diantaranya adalah pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan investasi. Contohnya program padat karya dan pemberdayaan usaha mikro kecil, kebangkitan sektor pertanian dan perkebunan, serta komoditas seperti kopi, kakao dan restorasi pasar tradisional. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…