SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memperingati World Cleanup Day, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan di wilayah yang diperingati setiap tanggal 20 September.
Sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang optimal, Pemerintah Kabupaten Madiun telah menerbitkan Surat Edaran Bupati pada 12 September 2025 tentang kerja bakti massal.
Kegiatan bersih-bersih dalam peringatan World Cleanup Day itu dilakukan serentak di sejumlah lokasi, mulai dari pasar, sungai, saluran air, lingkungan sekolah, tempat ibadah, jalan protokol, hingga kawasan industri.
Selain pelaksanaan kegiatan tersebut, World Cleanup Day juga momentum penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar terlibat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan yang dimulai dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga.
"Gerakan ini bertujuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama mengatasi persoalan sampah dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Minggu (21/09/2025).
Diketahui, World Cleanup Day merupakan gerakan global yang diikuti lebih dari 180 negara sejak 2018 dan telah masuk kalender resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurutnya, peringatan WCD 2025 di Tanah Air mengusung tema "Menuju Indonesia Bersih Tahun 2029" yang sejalan dengan target nasional pengelolaan 100 persen sampah pada 2029.
Selain itu, Pemkab juga menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah dari biasa yang hanya diangkut, ditumpuk dan dibuang menjadi prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, Recycle yang dimulai dari rumah tangga. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu