Sirine dan Strobo Bikin Resah, Panglima TNI Ikut Angkat Suara!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyoroti keresahan publik terkait maraknya penyalahgunaan sirine dan lampu strobo di jalan raya. Agus menilai hal tersebut memang kerap disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang, sehingga wajar bila masyarakat mulai menolak memberi jalan bagi kendaraan selain ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

“Kalau ilegal itu memang harus ditertibkan, tidak boleh dibiarkan. Saya juga sering melihat,” ujar Agus saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/9).

Agus menegaskan, penggunaan strobo, rotator, maupun sirine semestinya hanya diperuntukkan bagi kendaraan VVIP sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Aturan tersebut secara jelas memberikan hak prioritas hanya kepada kendaraan tertentu, seperti pemadam kebakaran, ambulans, pengantar jenazah, iring-iringan pejabat negara, hingga kendaraan untuk kepentingan mendesak atas pertimbangan Polri.

Panglima TNI itu bahkan mengaku telah menginstruksikan Polisi Militer (POM) TNI agar tidak menggunakan sirine maupun strobo saat mengawal dirinya, kecuali dalam kondisi mendesak.

“Saya sudah sampaikan ke satuan saya, ikuti aturan. Kalau jalanan kosong, tidak usah pakai strobo. Kecuali ada situasi urgent, sama seperti ambulans atau pemadam kebakaran, itu kita dahulukan,” jelas Agus.

Belakangan, isu penyalahgunaan strobo dan sirine ramai diperbincangkan publik melalui gerakan “Setop Tot, Tot, Wuk, Wuk” yang menuai dukungan luas dari masyarakat. Merespons fenomena ini, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho memastikan pihaknya sudah menghentikan sementara penggunaan rotator dan sirine pada kendaraan pengawalan (patwal).

“Saya sudah putuskan untuk membekukan penggunaan suara-suara itu, karena masyarakat terganggu, apalagi di kondisi jalan yang padat,” kata Agus Suryo Nugroho di Mabes Polri, Jumat lalu.

Ia menambahkan, seluruh masukan masyarakat akan dijadikan evaluasi. “Masukan dari masyarakat ini positif, jadi kita terima kasih. Walaupun ada ketentuan kapan sirine boleh digunakan, untuk sementara kita hentikan dulu penggunaannya,” tandasnya. jkt-05/gfr

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …