Nilai Pinjaman Turun, Ketua DPRD Surabaya: Program Prioritas Pro-Rakyat Tetap Jalan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono
Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menegaskan bahwa perubahan nilai pinjaman daerah dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA/RPPAS) akan disempurnakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Perubahan ini tampak dalam dokumen pembiayaan alternatif tahun 2026, dimana nilai total pinjaman turun dari Rp2,93 triliun menjadi Rp1,59 triliun.

“Dokumen yang masuk ke DPRD Surabaya masih menyangkut pinjaman daerah sebesar Rp2,9 triliun. Nanti, dalam penjelasan berikutnya hari Kamis, akan disempurnakan oleh Pemkot Surabaya,” kata Adi ketika dikonfirmasi, Rabu (24/9).

Berdasarkan tabel perbandingan pembiayaan alternatif 2026, beberapa proyek mengalami penyesuaian nilai anggaran.

Misalnya, proyek Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang semula dianggarkan Rp198 miliar turun menjadi Rp125 miliar, Underpass/Flyover Dolog dari Rp1 triliun menjadi Rp50 miliar, serta proyek Diversi Gunungsari dari Rp220 miliar menjadi Rp100 miliar.

Sementara itu, proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga dipangkas dari Rp231,4 miliar menjadi Rp125 miliar.

Adapun alokasi terbesar ada pada program penanganan genangan, yang semula direncanakan Rp1,6 triliun, kini hanya tersisa Rp669 miliar.

Sejumlah proyek lain, seperti pembangunan Jalan Dharmahusada-MERR senilai Rp12 miliar dan Jembatan Kalimakmur Rp45 miliar, bahkan hilang dari daftar terbaru.

Adi menekankan, meski ada pengurangan pinjaman, komitmen pemerintah kota untuk menjamin program pro-rakyat tidak akan berkurang.

Program pembenahan kampung, pavingisasi, PJU, Rutilahu, balai RW, hingga saluran air tetap masuk dalam prioritas pembangunan hingga tahun 2027.

“Wali Kota sudah menegaskan agar pembangunan fisik benar-benar memberi manfaat bagi warga Surabaya, termasuk dengan melibatkan badan usaha, para pekerja, dan warga kota sendiri,” ujarnya.

Terkait agenda rapat Banggar pada Kamis nanti, Adi menyebut forum tersebut akan menjadi ruang finalisasi pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kamis nanti TAPD akan menjelaskan lebih detail, lebih terinci. Masih ada peluang penyesuaian sesuai kondisi,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa kemampuan fiskal Pemkot Surabaya masih cukup kuat untuk menanggung pinjaman.

“Kalau Pemkot mengajukan pinjaman, tentu sudah dengan perhitungan agar bisa diselesaikan tanpa gagal bayar,” tegas Adi. Alq

Berita Terbaru

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai P…

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut ada dana besar dulunya disebar ke seribu perusahaan BUMN. Ini ia menyinggung para pemimpin BUMN…

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengklaim kelompok-kelompok itu sedari awal sudah mengetahui jika mereka dibantu atau didukung oleh…

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bersiap melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Diduga Tinggal di Rumah Istri Mudanya yang Berkekerabatan dengan Keluarga Kerajaan Johor     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - NCB Interpol Indonesia Polri m…

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terdakwa Nadiem Makarim, makin tersudutkan. Senin (2/2), mantan Pejabat Direktorat PPK SMA pada Kemendikbudristek, Dhany Hamiddan…