Pikap Adu Banteng dengan Motor di Jalan Tengah Hutan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan. SP/Lestariono
Kondisi salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Seorang pelajar alami luka berat usai motor yang dikendarainya adu banteng dengan sebuah pikap di jalan umum tengah hutan Desa Kaulon kecamatan Sutojayan kabupaten Blitar.

Kecelakaan tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi. Dalam keterangannya, Ipda Putut menyebut kecelakaan yang terjadi pada Kamis (2/10) pagi sekitar pukul 07.40 melibatkan pikap Daihatshu Grandmax hitam AG 9492 RK yang dikemudikan MM (56) dan motor Honda CB 150 AG 5970 PAG  yang dikendarai AZF (18).

Kecelakaan berawal mobil pikap hitam berjalan dari arah Barat menuju ke Timur, saat memasuki jalan umum kawasan Hutan Desa Kaulaon, namun MM pengemudi Mobil Pikap berjalan mengarah kanan jalan, sementara motor Honda AG 5970 PAG yang dikendarai AZF dari arah Timur sesuai jalur.

"Karena mobil pikap terlalu berjalan terlalu ambil jalur kanan, sedang motor berjalan dari arah Timur sesuai jalurnya (berlawanan arah) akhirnya terjadilah benturan keras mobil pikap dan motor, diduga pengemudi mobil pikap terlalu ceroboh sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya," jelas Ipda Putut.

Setelah Unit Laka olah TKP, korban yang mengalami patah tulang lengan kiri dan luka di kepalanya langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi guna perawatan.

"Untuk pengemudi mobil pikap ditemukan SIM A atas nama MM, sedang untuk korban AZF tidak ditemukan SIM C untuk helm dipakai sesuai aturan, di klik, kini MM masih menjalani pemeriksaan di unit Laka, untuk mobil dan motor diamankan di Polres Blitar, untuk itu kami berpesan pada pengguna jalan raya maupun umum, untuk berhati hati, dan ikuti atau patuhi rambu rambu lalulintas, apalagi saat jalanan menikung, semuanya itu demi keselamatan bersama,” kata Ipda Putut Siswahyudi. Les

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…