Warga Jombang Was-was Banjir, Kali Marmoyo Dipenuhi Tanaman Air

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi tanaman air yang memenuhi aliran Kali marmoyo di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Kondisi tanaman air yang memenuhi aliran Kali marmoyo di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Warga di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang kembali was-was lantaran banyak tanaman air tumbuh subur hingga menutupi sebagian di permukaan Kali Marmoyo.

Rasa was-was itu dipicu lantaran Kali Marmoyo sudah menjadi langganan, terutama saat musim kemarau, utamanya karena dipenuhi tanaman air yang dikhawatirkan bakal menutup dan menghambat saluran air, sehingga mengakibatkan banjir.

Warga berharap tanaman air tersebut dapat segera dibersihkan agar saat hujan tidak memicu banjir. Meski tahun ini tergolong kemarau basah, aliran air Kali Marmoyo terpantau stagnan. Ini membuat tanaman air tumbuh dengan cepat dan kembali memenuhi permukaan sungai.

“Jangan sampai terulang seperti dulu. Saat debit air meningkat, banyak eceng gondok menyangkut di bawah jembatan. Sampai akhirnya jembatan putus. Pasalnya, setiap tahun pasti di sini banyak kangkung, apalagi sudah musim kemarau tambah semakin banyak,” kata Kusnan, warga Desa Kudubanjar, Rabu (08/10/2025).

“Dulu sudah pernah dibersihkan, tapi ya cepat lagi sampai sekarang penuh,” imbuhnya.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Sultoni, menjelaskan, pihak Perum Jasa Tirta (PJT) sudah melakukan survei lapangan untuk perencanaan pembersihan sungai.

“Untuk Kali Marmoyo, sudah ada survei dari PJT. Rencananya akan dilakukan pembersihan di beberapa titik, terutama di hulu Dam Mernung,” kata Sultoni.

Meski belum jelas kapan, pihaknya tetap memastikan kegiatan pembersihan akan dilaksanakan tahun ini dan sudah ada pemetaan lokasi yang menjadi prioritas. Karena pertumbuhan vegetasi air di badan sungai dapat mempersempit dan menghambat aliran air.

“Ini memang berpotensi menjadi salah satu faktor penyebab naiknya permukaan air, terutama saat hujan deras,” kata Sultoni. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…