Komisi IV DPRD Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Kabupaten Gresik

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi IV DPRD Gresik Imam Syarifudin. SP/M Aidid
Anggota Komisi IV DPRD Gresik Imam Syarifudin. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Angka kemiskinan di Kabupaten Gresik mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), per Maret 2025, jumlah penduduk miskin tercatat sebesar 138,55 ribu jiwa atau 9,95 persen dari total populasi. Ini menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir, angka kemiskinan di Gresik berhasil turun ke level satu digit.

Meski demikian, BPS juga mencatat adanya kenaikan garis kemiskinan dari Rp 608.828 per kapita per bulan pada Maret 2024 menjadi Rp 635.154 pada tahun ini. Kenaikan ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar penduduk miskin ikut meningkat.

Penurunan angka kemiskinan ini disebut-sebut tak lepas dari peran sejumlah program bantuan sosial yang digulirkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Beberapa di antaranya adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), serta program unggulan daerah, ‘Gresik Seger’.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik, Imam Syaifudin, mengapresiasi capaian ini sebagai hasil kerja keras lintas sektor, meskipun menurutnya keberhasilan tersebut bukan alasan untuk berpuas diri.

“Angka kemiskinan turun menjadi 9,95 persen, sesuai target RPJMD 2021-2025. Tapi ini bukan hasil instan, bukan sulapan. Justru sekarang saatnya kita bekerja lebih keras lagi,” ujar Imam, Sabtu (11/10).

Ia menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa bergantung pada bantuan sosial, melainkan harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur serta program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung masyarakat miskin.

“Pengentasan kemiskinan adalah pekerjaan lintas sektor. Misalnya pembangunan akses jalan yang bisa membuka peluang ekonomi. Jadi bukan hanya memberi bantuan, tapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan jangka panjang,” tambahnya.

Salah satu upaya yang tengah digenjot adalah percepatan pendataan melalui aplikasi Gresik Soya, yang ditargetkan rampung bulan ini. Imam menilai akurasi data menjadi kunci untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Kita butuh data yang valid agar akar masalah bisa diidentifikasi dan ditangani dengan cepat,” tegasnya.

DPRD melalui Komisi IV, lanjut Imam, akan terus mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Setiap program harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena pada akhirnya itu juga yang akan jadi tolok ukur keberhasilan pembangunan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…