"Suara Ibu Indonesia" Geruduk Kantor BGN, Stop MBG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para peserta aksi yang mengatasnamakan “Suara Ibu Indonesia” berharap pemerintah lebih mengedepankan aspek pengawasan, kualitas bahan pangan, serta pemberdayaan keluarga dalam penyediaan makanan bergizi.
Para peserta aksi yang mengatasnamakan “Suara Ibu Indonesia” berharap pemerintah lebih mengedepankan aspek pengawasan, kualitas bahan pangan, serta pemberdayaan keluarga dalam penyediaan makanan bergizi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kelompok ibu, anak muda dan perempuan yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia mendesak pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis (MBG) buntut kasus keracunan massal di berbagai daerah.

Mereka menggelar unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/10)

Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta aksi membawa berbagai spanduk dengan beragam tulisan.

Salah satu spanduk besar bertuliskan 'Stop MBG, Utamakan Kualitas, Keamanan, dan Martabat Anak'. Sementara spanduk lainnya berbunyi 'STOP MBG! Kembalikan Makanan Bergizi kepada Keluarga dan Sekolah'.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka menyampaikan keprihatinan dan kemarahan atas terus berulangnya kasus keracunan massal yang menimpa ribuan anak sekolah akibat program MBG.

Program yang diklaim sebagai solusi gizi anak sekolah itu justru menimbulkan krisiskesehatan, krisis akuntabilitas, dan krisis moral dalam tata kelola negara.

Mengutip data Jaringan memantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mereka menyinggung soal lebih dari 10.482 anak menjadi korban keracunan MBG di berbagai daerah.

"Alih-alih menjadi program wajib, selayaknya kembalikan program ini hanya kepada daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dan atau anak dari keluarga pra-sejahtera yang membutuhkan intervensi khusus perbaikan gizi," dikutip dari pernyataan Suara Ibu Indonesia.

Menurut mereka, anggaran MBG yang mengambil sebagian besar dana pendidikan harusnya bisa meningkatkan kesejahteraan guru, membenahi infrastruktur sekolah 3T, dan membangun kantin sehat berbasis komunitas yang dikelola sekolah, guru, dan orang tua. n erk/rmc

Berita Terbaru

Perkuat Spiritualitas Generasi Muda, Pemkab Beri Insentif Ratusan Guru Rohani Lintas Agama Rp700 Ribu

Perkuat Spiritualitas Generasi Muda, Pemkab Beri Insentif Ratusan Guru Rohani Lintas Agama Rp700 Ribu

Rabu, 09 Sep 2026 13:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya dukungan untuk memperkuat pendidikan karakter serta spiritualitas kalangan generasi muda setempat, Pemerintah…

Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Peta-kan Prioritas Bencana

Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Peta-kan Prioritas Bencana

Rabu, 09 Sep 2026 13:08 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan skenario penanganan multi-bencana menyusul …

Gencarkan Pemeriksaan di Puskesmas, Dinkes Malang Kejar Target Capaian CKG

Gencarkan Pemeriksaan di Puskesmas, Dinkes Malang Kejar Target Capaian CKG

Rabu, 09 Sep 2026 13:06 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis untuk mengejar target 46 persen capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada periode 2026, Dinas…

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…