DKPP Kota Madiun Beri Pelatihan Budidaya Ikan Nila dengan Sistem Bioflok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok. SP/ MDN
Budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah setempat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, memberi pelatihan berbagai kelompok masyarakat tentang budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok.

Diketahui, bioflok adalah metode budidaya ikan yang berfokus pada pengelolaan air dengan menggunakan bakteri baik untuk mengurai limbah menjadi flok yang bisa dimakan kembali oleh ikan.

Metode ini kini banyak digunakan untuk budidaya ikan air tawar, seperti nila, lele, maupun patin. Sistem bioflok dinilai cocok diterapkan di lahan terbatas, termasuk di lingkungan pesantren atau rumah tangga, karena lebih efisien dan berdaya guna tinggi.

Sementara, pelatihan tersebut diikuti berbagai kelompok masyarakat mulai dari Pokmas Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Pari Mandiri Kelurahan Manisrejo, P2L Limolasan Kelurahan Rejomulyo, P2L Bellvania Kelurahan Patihan, P2L Berdikari Kelurahan Kejuron, Koperasi Merah Putih Kelurahan Kanigoro, Kampung Tematik Kanigoro, hingga Pokdakan Ngudi Lele Kelurahan Tawangrejo.

"Masing-masing pokmas mengirimkan 10 orang anggotanya. Harapannya ilmu yang didapat dalam pelatihan dan bimtek ini benar-benar diterapkan di lapangan," jelas Plt Kepala Bidang Perikanan Sumini, Kamis (16/10/2025).

Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan bantuan kolam bioflok lengkap dengan perlengkapannya sebagai bentuk dukungan DKPP untuk mendorong kemandirian kelompok dalam membudidayakan ikan.

"Kami berharap peserta tidak hanya paham secara teori, tapi juga mampu mempraktikkan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok ini secara mandiri dan berkelanjutan," kata dia.

Dalam beberapa minggu ke depan, DKPP akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk melihat sejauh mana penerapan ilmu yang sudah diberikan dalam pelatihan tersebut, dengan harapan, kedepannya para peserta dapat menjadi contoh dalam mengembangkan budidaya perikanan ramah lingkungan di Kota Madiun, serta turut memperkuat ketahanan pangan daerah, pemenuhan gizi keluarga, serta meningkatkan konsumsi ikan di Kota Madiun. md-01/dsy

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, angka kemiskinan di wilayahnya berhasil ditekan ke level…