Bukan Hanya Darah, PMI Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Misi Kemanusiaan Tanpa Batas

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Mojokerto, Ning Ita sekaligus Ketua PMI Kota Mojokerto saat hadir dalam kegiatam donor darah. SP/ DWI
Walikota Mojokerto, Ning Ita sekaligus Ketua PMI Kota Mojokerto saat hadir dalam kegiatam donor darah. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto dikenal sebagai organisasi kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Namun, menurut Ika Puspitasari selaku Ketua PMI Kota Mojokerto, peran PMI tidak hanya terbatas pada bidang kesehatan. PMI juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam misi kemanusiaan yang lebih luas.

Wali Kota Mojokerto ini menjelaskan, PMI Kota Mojokerto bukan hanya tentang darah, ambulan atau pelatihan. Tapi tentang kepedulian yang mengalir tanpa henti, tentang rasa kemanusiaan yang menyatukan semua.

"Setiap hari, setiap jam dan dalam setiap keadaan, PMI Kota Mojokerto selalu hadir untuk kemanusiaan. Kami percaya bahwa menolong sesama bukan sekedar tugas tapi panggilan hati," tegasnya, Senin (20/10/2025).

Melalui pelayanan donor darah, PMI membantu memastikan setiap pasien di rumah sakit mendapatkan harapan baru untuk hidup. Dengan pengambilan darah rumah sakit 24 jam, PMI berkomitmen agar kebutuhan darah tak pernah terhenti meski ditengah malam.

"Ambulan kami siagakan 24 jam, siap melaju di setiap panggilan darurat membawa harapan di setiap perjalanan," tukasnya.

Masih kata Ning Ita, PMI Kota Mojokerto juga menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan  diseminasi agar semakin banyak hati yang tergerak untuk peduli.

"Melalui pendidikan dan pelatihan kami menyiapkan generasi relawan tangguh yang siap mengabdi dengan sepenuh  hati. Karena dalam penanggulangan bencana, kami berada di garis depan membawa bentuan semangat dan keteguhan di tengah situasi sulit," tukasnya.

Masih kata Ning Ita, dalam melaksanakan tugasnya PMI berlandaskan pada tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah yaitu Kemanusiaan, Kesukarelaan, Kenetralan, Kesamaan, Kemandirian, Kesatuan dan Kesemestaan. 

Kemanusiaan sendiri artinya Gerakan Palang Merah didirikan berdasarkan keinginan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka di dalam pertempuran, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. 

Palang Merah menumbuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama dan perdamaian abadi bagi sesama manusia.

"Kami percaya bahwa menolong sesama bukanql sekedar tugas tapi panggilan hati," ungkapnya.

Dengan semangat kepedulian tanpa batas, Ning Ita berharap PMI Kota Mojokerto semakin solid dan menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di Bumi Majapahit.

“Selama kita tetap kompak, selama kita bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, insyaallah itulah yang akan menjadi kekuatan bagi PMI dalam memberikan yang terbaik untuk kemanusiaan,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah minimarket di Dusun Lekerrejo, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, K…

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan secara tegas Mendesak dan meminta kepada Pemerintah daerah, untuk…

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI,  Ponorogo-Rencana penyelenggaraan konser Josjis Fest 2026 di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, mendapat penolakan dari sejumlah anggota …

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - PCNU Lamongan terus mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke 35, yang berlangsung di PP. Bahrul Ulum…

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik diwarnai persoalan serius yang patut menjadi perhatian seluruh p…

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…