Kejagung Janji Tajam ke Atas, untuk Penegakan Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jaksa Agung menekankan bahwa sikap penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan yakni tajam ke atas, humanis ke bawah.
Jaksa Agung menekankan bahwa sikap penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan yakni tajam ke atas, humanis ke bawah.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) janji mengutamakan tajam ke atas dan humanis ke bawah terkait penegakan hukum.

"Yang jelas tagline kami sudah menilaikan, bahwa Kejaksaan saat ini tagline hukumnya 'tajam ke atas, humanis ke bawah' itu salah satunya," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di komplek Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Meski begitu, Anang menyebut imbauan Prabowo dapat menjadi pengingat bagi korps Adhyaksa. Dia juga tak memungkiri sempat ada kasua yang memperkarakan rakyat kecil.

"Terdahulu pernah ada beberapa kejadian, perkara-perkara, umumnya perkara tindak pidana kecil ya, pidana umum, yang sifatnya menyentuh untuk kebutuhan. Kalau tidak salah ada yang dulu pernah mendengar mungkin nenek-nenek mencuri kayu atau seperti apa dipidana," jelas Anang.

Anang menyebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin tengah berupaya mementahkan adagium 'hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas'. Salah satu yang tengah digalakkan adalah tentang keadilan restoratif atau restorative justice.

"Semenjak Pak Jaksa Agung ini sudah menerapkan, makanya muncul yang namanya restorative justice. Restorative justice ini keadilan restoratif, di mana diusahakan sebelum naik ke pengadilan, diusahakan untuk didamaikan, dan nanti perkara ini tidak berlangsung ke pengadilan," jelas Anang.

"Itulah salah satu langkah yang ditempuh oleh kejaksaan dan Pak Jaksa Agung sendiri juga menekankan, dan ada perjanjian sudah diinikan untuk restorative justice ini, dan cukup banyak perkara yang diselesaikan melalui mekanisme restorative justice ini," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan insan Adhyaksa untuk tidak melakukan kriminalisasi apa pun motivasinya. Prabowo mengatakan institusi Kejaksaan Agung (Kejagung) termasuk lembaga yang juga harus mengoreksi diri.

"Kita tidak ingin-ingin mencari masalah, saya ingatkan terus Kejaksaan, Kepolisian, jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada, untuk motivasi apa pun," kata Prabowo di gedung utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).

"Ini saya ingatkan karena juga Kejaksaan termasuk lembaga yang harus koreksi diri juga," imbuhnya. n jk/rmc

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…