Harga Telur di Jombang Masih Meroket, Disdagrin Gelar Pasar Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual telur ayam ras di salah satu Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu penjual telur ayam ras di salah satu Pasar Tradisional Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) bakal menggelar pasar murah di sejumlah titik, menanggapi harga telur ayam ras di pasar tradisional Jombang masih meroket.

DIketahui, di Pasar Pon Jombang, harga eceran masih bertengger di angka Rp 29.000 per kilogram. Padahal, harga normal biasanya berada di kisaran Rp 25.000–26.000. Sehingga, kondisi ini membuat (Pemkab) Jombang bergerak cepat.

”Memang ada sedikit kenaikan harga telur di pasar. Karena itu, kami adakan kegiatan pasar murah termasuk menjual bahan pokok telur dengan harga lebih murah,” ujar Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo, Jumat (24/10/2025).

Lebih lanjut, pasar murah digelar tersebut di beberapa lokasi. Di antaranya Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, dan Kecamatan Perak. Telur ayam dijual Rp 27.000 per kilogram, lebih rendah dari harga pasar.

”Harga minggu lalu itu sekitar Rp 28.500, naik jadi Rp 29.000, terus naik lagi Rp 29.500, baru hari ini turun sedikit. Tapi ini masih tergolong mahal,” ujar Akhmad Nazim, 52, pedagang telur.

Sedangkan untuk harga grosir pun tak jauh berbeda. Di Pasar Pon, berada di kisaran Rp 27.000–27.500 per kilogram. Sementara itu di Pasar Ploso, harga tertinggi tercatat Rp 30.000 per kilogram berdasarkan data Siskaperbapo.

Sehingga, Pemkab berharap adanya pasar murah ini dapat menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. ”Ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kestabilan harga,” imbuh Harris. jb-02/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…