Masuki Peralihan Musim Penghujan, Dinkes Madiun Imbau Warga Waspada ISPA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Peralihan musim penghujan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Peralihan musim penghujan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka antisipasi pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, menghimbau dengan tegas untuk warga mewaspadai potensi peningkatan tersebut.

Pasalnya, adanya perubahan suhu dan kelembaban pada musim pancaroba sering memicu munculnya penyakit dengan gejala awal seperti demam dan flu. Tercatat pada Agustus 2025 ada sebanyak 30 kasus ISPA pada balita dan 873 kasus pada dewasa yang masuk ke dinas. Sementara pada September 2025, jumlahnya meningkat menjadi 131 kasus pada balita dan 1.260 kasus ISPA pada dewasa.

"Data Dinkes menunjukkan kasus ISPA di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir seiring perubahan musim," jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Agung Dodik Pujianto, Minggu (26/10/2025).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinkes Kabupaten Madiun telah menyiapkan sejumlah upaya penanganan. Salah satunya melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons Cepat (SKDR) yang diterapkan di seluruh puskesmas.

"Melalui sistem tersebut, setiap peningkatan kasus Influenza Like Illness (ILI) atau gejala panas akan segera dilaporkan ke Dinkes agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat," katanya.

Lebih lanjut, Agung menambahkan bahwa stok obat di Dinkes Madiun dalam kondisi aman untuk menghadapi kemungkinan lonjakan kasus penyakit musiman tersebut. Tak hanya ISPA, terdapat sejumlah penyakit lain yang perlu diantisipasi penularannya saat memasuki musim hujan, di antaranya potensi penularan demam berdarah dengue, chikungunya, dan diare.

Sehingga, Dinkes meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rajin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M plus, serta menjaga asupan gizi dan mengonsumsi vitamin secara rutin.

Selain itu, Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap gejala penyakit tersebut seperti demam, batuk, dan nyeri otot. "Jika mengalami gejala tersebut dan dirasa serius segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan pengobatan," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…