Mudahkan Transaksi Digital, Perkom Sunan Drajat Luncurkan Aplikasi Sundra App

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wamen UMKM, Ditjen Kepatuhan Internal pada Kemenkeu RI, Pengasuh PPSD, Wabup dan Direktur Perekonomian PPSD menekan tombol menandai telah dilaunching Sundra App. SP/MUHAJIRIN
Wamen UMKM, Ditjen Kepatuhan Internal pada Kemenkeu RI, Pengasuh PPSD, Wabup dan Direktur Perekonomian PPSD menekan tombol menandai telah dilaunching Sundra App. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan — Pondok Pesantren Sunan Drajat melalui Perekonomian terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para santri, alumni dan masyarakat umum.

Terbaru, pesantren yang berada di Kecamatan Paciran, Lamongan ini resmi meluncurkan aplikasi Sundra App, sebuah platform digital yang memudahkan memenuhi berbagai kebutuhan transaksi dan layanan masyarakat.

Peluncuran aplikasi tersebut digelar di Hall Toserba Sunan Drajat, pada Jum'at (31/10/2025), yang dihadiri oleh Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza, Belis Siswanto Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur pada Kementerian Keuangan RI, Direktur LPDB Arie Permana, Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara, dan sejumlah undangan dan alumni yang tergabung di Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (PESSANDRA).

Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza dalam sambutanya menyebutkan, dirinya cukup kagum dengan perkembangan perekonomian di Pondok Pesantren Sunan Drajat, dengan unit bisnisnya.

Kali ini langkah maju dicetuskan oleh pesantren yang tidak hanya menguasai agama, melainkan menguasai digital, dengan di launching nya Sundra App, yang membuat berbagai fitur kebutuhan ke kekinian.

"Selamat atas peluncuran Aplikasi Sundra App, semoga platform digital ini bisa memberikan manfaat tidak hanya santri, alumni tapi juga masyarakat umum," haranya.

Disebutkan olehnya, launching Sundra App ini menjadi langkah konkret Pondok Pesantren Sunan Drajat, dalam mendukung transformasi digital, dan kemandirian ekonomi pesantren santri dan masyarakat.,

Dr. H. Anas Alhifni Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam sambutannya menyampaikan bahwa, digitalisasi adalah keniscayaan di era modern ini, termasuk dalam dunia pesantren.

“Pesantren tidak boleh hanya menjadi tempat belajar agama, tapi juga harus mampu menyiapkan santri menjadi generasi yang siap bersaing di era digital. Sundra App hadir sebagai ikhtiar kami untuk memberikan kemudahan, transparansi, dan keamanan transaksi untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain memudahkan akses digitalisasi, aplikasi di Sunda App ini tergolong hampir memenuhi kebutuhan ,mulai dari Listrik, PDAM, Pulsa, Paket Pulsa, Paket Data, Telkom, e Wallet, Paket Telkom, Hotel, Pesawat, hingga pembelian tiket Kereta Api.

Aplikasi ini juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi santri, dan alumni melalui marketplace produk pesantren, yang memungkinkan produk lokal lebih dikenal luas."Karena di Sundra App terdapat aplikasi Pesantara.id dimana itu sebagai marketplace produk Pesantren dan alumni," jelasnya.

Masyarakat lanjutnya, sudah dapat mengunduh Sundra App melalui perangkat smartphone masing-masing dan menikmati berbagai fitur pelayanan berbasis digital yang dihadirkan.

Sementara itu, Wabup Dirham Akbar Aksara menyebutkan, dengan peluncuran Sundra App, Pondok Pesantren Sunan Drajat kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pesantren pelopor kemandirian ekonomi, inovasi teknologi, dan pemberdayaan santri dan alumni di Indonesia.

Tentu sebagai orang nomor dua di Kabupaten Lamongan, ia menaruh bangga dengan inovasi yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Sunan Drajat. "Semoga aplikasi ini bisa diintegrasikan dan dikerjasamakan dengan Pemkab Lamongan, yang sudah punya aplikasi POL agar bisa semakin memberikan manfaat secara luas," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…