Pasca Direvitalisasi, Pasar Tradisional di Jombang Justru Kian Sepi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana dan kondisi Pasar Perak, Jombang yang sudah direvitalisasi justru kondisinya masih sepi pedagang dan pembeli. SP/ JBG
Suasana dan kondisi Pasar Perak, Jombang yang sudah direvitalisasi justru kondisinya masih sepi pedagang dan pembeli. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, pasar tradisional di Kabupaten Jombang, Jawa Timur pasca direvitalisasi bukannya ramai penjual dan pembeli, justru kian sepi. Sehingga membutuhkan perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang didesak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penataan dan pemanfaatan pasar, terutama yang kini sepi aktivitas seperti Pasar Citra Niaga (PCN), Pasar Ngrawan, dan Pasar Perak.

Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memiliki rencana jelas terhadap keberlangsungan pasar-pasar tersebut.

“Kami minta Pemkab Jombang membuat kajian yang matang. PCN itu ke depan mau digunakan untuk apa? Harus jelas, supaya pedagang mau kembali berjualan di sana,” jelas asar Ngrawan, dan Pasar Perak, Senin (03/11/2025).

Sehingga, Pemerintah Daerah (Pemda) harus memiliki rencana jelas terhadap keberlangsungan pasar-pasar tersebut. Anas juga turut menyoroti kondisi Pasar Citra Niaga Jombang (PCN) yang semakin semrawut karena banyak pedagang memilih berjualan di luar area pasar.

“Pedagang tumpah itu sudah sangat memadati jalan. Kalau dibiarkan, bisa makin parah. Tapi semua pihak harus diajak bicara, tidak bisa diputuskan sepihak,” ujarnya. 

Selain PCN, Komisi B DPRD Jombang juga menyoroti Pasar Perak yang dinilai gagal berfungsi optimal setelah direvitalisasi. Ia menegaskan, kegagalan revitalisasi Pasar Perak Jombang harus menjadi pelajaran agar kesalahan serupa tidak terulang di proyek lain, termasuk revitalisasi Pasar Ploso Jombang yang kini tengah berlangsung. 

Anas juga menyoroti kondisi lantai dua pasar tradisional Jombang yang dinilai tidak layak dan kurang diminati pembeli. Sehingga, revitalisasi pasar tradisional Jombang dikerjakan tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga fungsional dan ramai pengunjung.

“Permasalahan di Pasar Perak ini sangat kompleks. Kita akan bicarakan dengan Disdagrin, karena akar persoalannya bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga pengelolaan dan komunikasi sejak awal,” tutur Anas. 

“Jangan sampai revitalisasi Pasar Ploso nasibnya sama dengan Pasar Perak. Bangunannya bagus tapi sepi pedagang, itu artinya ada yang salah dalam perencanaan,” imbuhnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …