Program GPM Pemkab Pasuruan Produksi Padi Melimpah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan GPM di Pendopo Kecamatan Bangil dan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad; kemudian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zain.
Kegiatan GPM di Pendopo Kecamatan Bangil dan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad; kemudian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zain.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Produksi padi di Kabupaten Pasuruan dalam tahun 2025, tercatat melimpah.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pasuruan, total produksi dari awal hingga pertengahan tahun 2025 mencapai 396.218 ton.

Plt Kepala DPKP Kabupaten Pasuruan Hari Hijroh Saputro mengungkapkan, pada semester pertama produksi mencapai 217.910 ton.

Sementara pada semester kedua tercatat 178.308 ton. “Jika melihat angka ini, ketersediaan pangan strategis kita cukup aman,” ujarnya kemarin (5/11).

Secara keseluruhan, luas panen padi di Kabupaten Pasuruan mencapai 136.599 hektare.

Dengan produktivitas tersebut, total produksi padi diproyeksikan tembus 834.489 ton untuk satu tahun penuh.

Menurut Hari, capaian ini tak lepas dari beberapa faktor pendukung.

Antara lain kondisi iklim yang relatif bersahabat di awal tahun, perbaikan jaringan irigasi, serta pendampingan intensif dari penyuluh pertanian di lapangan.

“Sinergi petani, pemerintah, dan penyuluh membuat hasil panen tetap optimal meski ada tantangan seperti serangan hama dan fluktuasi cuaca,” imbuhnya.

Hari memastikan, Pemkab Pasuruan akan terus menjaga tren positif ini.

Salah satunya dengan program intensifikasi lahan, penggunaan benih unggul, dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

“Tujuan kita bukan hanya swasembada, tapi juga menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani,” tandasnya. 

Hal ini merupakan penunjang langkah program Pemerintah Kabupaten Pasuruan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

GPM ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan serta menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok di tengah masyarakat," terangnya. 

dengan kegiatan GPM, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sehari-hari. Ps-01

Berita Terbaru

Rencana Ambulans Hingga Tim Dokter Terbang Prabowo, Direspon WHO

Rencana Ambulans Hingga Tim Dokter Terbang Prabowo, Direspon WHO

Kamis, 20 Agu 2026 05:09 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Presiden Prabowo Subianto berencana menghadirkan ambulans udara hingga tim dokter terbang untuk menjangkau masyarakat yang sakit keras…

Biaya Haji Tahun 2027 Sebesar Rp 42 juta

Biaya Haji Tahun 2027 Sebesar Rp 42 juta

Kamis, 20 Agu 2026 05:02 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 05:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 naik menjadi Rp 107 juta. Namun Biaya Perjalanan Ibadah Haji…

PEMERINTAH BARU SADAR HARGA KOMODITAS STRATEGIS DIATUR NEGARA LAIN

PEMERINTAH BARU SADAR HARGA KOMODITAS STRATEGIS DIATUR NEGARA LAIN

Kamis, 20 Agu 2026 04:59 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 04:59 WIB

"Saya bingung dirinya diperkarakan oleh TNI. Terkait case saya kenapa saya segitunya.”…

Esai Hukum dan Kebudayaan

Esai Hukum dan Kebudayaan

Kamis, 20 Agu 2026 04:56 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 04:56 WIB

Kepada Yth. Bapak Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta dan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri Jl. Trunojoyo No.3…

Akan Lakoni Lagi Kapten Jack Sparrow

Akan Lakoni Lagi Kapten Jack Sparrow

Kamis, 20 Agu 2026 04:53 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 04:53 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produser kawakan Jerry Bruckheimer mengungkapkan tengah dalam tahap diskusi dengan Johnny Depp. Hal ini untuk mengembalikan sang aktor ke…

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Minyak Mentah

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Minyak Mentah

Kamis, 20 Agu 2026 04:50 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 04:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia saat ini masih bergantung pada impor minyak mentah. Hal ini terjadi karena kebutuhan minyak nasional jauh lebih tinggi d…