SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 8.173 keluarga penerima manfaat (KPM) kembali sumringah setelah Badan Urusan Logistik (Bulog) Madiun bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyalurkan bantuan pangan (banpang) beras pada wilayah kota tersebut.
Penyaluran bantuan Banpang Beras ini berasal dari Badan Pangan Nasional untuk alokasi kedua yakni jatah bulan Oktober-November 2025. Selain itu, adanya program ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Untuk tahun ini kami menyalurkan dua kali. Pertama pada Juni–Juli, masing-masing 20 kilogram beras. Kedua, Oktober-November ini, penerima kembali mendapat 20 kilogram beras plus tambahan 4 liter minyak goreng," jelas Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, Selasa (18/11/2025).
Dengan menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, diharapkan bantuan dapat tepat sasaran dan mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat yang rentan.
Sementara itu, untuk menjamin ketepatan sasaran, sistem penyaluran menggunakan aplikasi Banpang yang mewajibkan penerima menunjukkan identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga saat pengambilan bantuan.
Sedangkan untuk tahap kedua tahun ini, penyaluran berlangsung pada 17–20 November 2025. Total bantuan yang disalurkan di Kota Madiun pada periode ini mencapai 163.460 kilogram beras dan 32.692 liter minyak goreng.
Sejumlah kelurahan dijadwalkan telah melakukan penyaluran, di antaranya Kelurahan Nambangan Lor dan Sogaten. Adapun Kelurahan Nambangan Lor menjadi lokasi dengan jumlah penerima terbanyak.
Program bantuan pangan beras kali ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan bijak dan tidak memperjual belikan, karena bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi rumah tangga. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu