Mitigasi Bencana, Trenggalek Tanam 25 Ribu Rumput Vetiver di Munjungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menanam bibit rumput vetiver di Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menanam bibit rumput vetiver di Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mitigasi bencana tanah longsor dan banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur menanam 25 ribu bibit rumput vetiver di Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, yang dihadiri Bupati Mochamad Nur Arifin bersama jajaran terkait.

Pasalnya, Pemkab gencar melakukan penanaman rumput jenis vetiver lantaran di Desa Bendoroto tersebut diketahui memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama saat hujan lebat akibat derasnya arus Sungai Pagar Gunung yang kerap berpindah aliran dan membawa material batu serta pasir.

Kondisi itu menyebabkan tebing dan bantaran sungai labil dan rentan longsor. Oleh karenanya, penanaman vetiver dipilih karena akarnya mampu tumbuh hingga lima meter sehingga efektif mengikat tanah. Bibit itu disalurkan melalui sejumlah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah rawan bencana, termasuk Bendoroto, Suruh, dan Tugu.

"Ini bagian dari upaya mengurangi risiko bencana. Vetiver mudah tumbuh, bahkan di bebatuan. Harapannya bisa memperkuat tebing dan bantaran sungai yang selama ini rawan longsor," jelas Bupati Mochamad Nur Arifin, Rabu (19/11/2025).

Diketahui, untuk penanaman dilakukan di tepi sungai dan akan dilanjutkan ke titik-titik rawan lainnya. Melihat momentum musim hujan menjadi waktu tepat untuk percepatan mitigasi di Bendoroto yang kerap terdampak banjir.

Lebih lanjut, Kepala Desa Bendoroto, Ahmad Kusairi, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Tak lupa, pihaknya juga berharap vetiver mampu menekan risiko banjir dan longsor yang selama ini mengancam pemukiman karena lantaran tanaman tersebut dapat membantu menahan pergerakan tanah melalui akar yang tumbuh panjang dan kuat. 

Sehingga, pergerakan aliran sungai yang menjadi faktor utama kelabilan material di daratan dan mudah tergerus saat debit air meningkat dapat dicegah dan diatasi, dapat mengurangi ancaman bencana dan meningkatkan kenyamanan warga.

"Kedepannya Desa Bendoroto menjadi aman dari ancaman bencana alam yang selama ini menghantui dan masyarakatnya bisa nyaman tinggal. Itu harapan kami," imbuh Kusairi. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…