27 Warga China, Bikin "Markas Polisi" di Indonesia, Praktik Penipuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membongkar sindikat kejahatan siber yang membuat markas polisi gadungan di Lampung.
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membongkar sindikat kejahatan siber yang membuat markas polisi gadungan di Lampung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membongkar sindikat kejahatan siber yang membuat markas polisi gadungan di Lampung.

Terdapat 27 warga negara asing (WNA) asal China yang terlibat dalam sindikat kejahatan siber tersebut. Mereka terancam dideportasi dari Indonesia.

Direktur Intelijen Keimigrasian Komisaris Besar Polisi Agus Waluyo mengatakan para WNA itu diserahterimakan dari Polres Bekasi kepada Kantor Imigrasi Kelas I Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bekasi.

"Ke-27 WNA tersebut akan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pendeportasian ke RRT (China). Kami bekerja sama dengan Kedutaan Besar RRT di Jakarta yang selanjutnya mereka akan ditindak lanjuti oleh kepolisian Tiongkok," kata Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (18/11).

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Bekasi Anggi Wicaksono menjelaskan 27 WN China ini pada mulanya ditangkap oleh Polres Bekasi, Jawa Barat, di sebuah rumah mewah yang berlokasi di Lampung.

Di rumah mewah tersebut, kata Anggi, para WNA menciptakan suasana seolah-olah kantor polisi China di Indonesia dengan memasang berbagai spanduk. Modusnya, mereka menelepon warga China dengan berpura-pura sebagai polisi.

"Jadi korbannya di China. Mereka menelpon warga negara China yang ada di China, seolah-olah berpura-pura menjadi polisi China dan kemudian meminta sejumlah uang," ujarnya, Rabu (19/11).

Anggi memastikan tidak ada korban warga negara Indonesia. Pihak kepolisian lalu melimpahkan kepada Kantor Imigrasi Bekasi.

Menurutnya, para WN China tersebut berbagi tugas dalam melakukan penipuan, ada yang bertugas sebagai pimpinan hingga penelepon.

"Kemudian, ketika tersangkut, ada tim lain yang meneruskan upaya penipuannya. Jadi mereka terdiri atas tim," katanya.

Saat ini 27 WN China itu dilakukan penahanan. Ditjen Imigrasi berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China untuk Indonesia agar dapat ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku di negara tersebut. n erc/lm/rmc

Berita Terbaru

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perkembangan baru muncul dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan kerja sama investasi perumahan senilai Rp28 miliar yang m…

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Pertanian (Disperta) Tulungagung mencatat hujan deras di beberapa hari terakhir menyebabkan lahan tanaman berjenis…

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bakal memperkuat koordinasi…

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya membantu 146 pasien yang selama ini rutin menjalani terapi cuci darah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…