Xiaomi Sudah Produksi 500 Ribu Mobil Listrik dalam Waktu Kurang dari Dua Tahun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Xiaomi Produksi 500 Ribu Mobil
Xiaomi Produksi 500 Ribu Mobil

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Xiaomi Auto kembali mencatat tonggak penting dalam kiprahnya di industri otomotif. Perusahaan yang awalnya dikenal sebagai produsen smartphone itu resmi merayakan produksi kendaraan ke-500.000 di China, hanya 602 hari sejak debut pertamanya di pasar dengan sedan listrik Xiaomi SU7. Mengutip Carnewschina, Kamis, 20 November, Xiaomi mulai memproduksi SU7 pada 28 Maret 2024, melalui fasilitas Pabrik Fase 1 yang beroperasi dengan sistem shift ganda. Tidak butuh waktu lama, pada Juni 2025 Xiaomi menambah line-up EV-nya dengan meluncurkan crossover listrik Xiaomi YU7, yang diposisikan sebagai pesaing langsung Tesla Model Y.

Model yang dipamerkan pada pencapaian produksi setengah juta unit ini adalah Xiaomi YU7 Max berwarna Emerald Green, lengkap dengan paket eksterior serat karbon opsional, pelek 20 inci, dan kaliper rem kuning empat piston. Kehadiran YU7 menjadi penopang baru bagi Xiaomi, terutama setelah sempat mengalami kendala kapasitas produksi yang membuat waktu tunggu pengiriman membengkak. Beberapa waktu lalu, inden YU7 bahkan mencapai 62 minggu, meski kini sudah membaik menjadi sekitar 32–38 minggu. Sementara itu, versi performa SU7 Ultra memiliki waktu tunggu yang lebih singkat, yakni 6–9 minggu.

Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, mengungkapkan bahwa Xiaomi Auto menargetkan jumlah pengiriman tahunan mencapai 350.000 unit dalam minggu ini. Di sisi lain, Lei Jun selaku pendiri Xiaomi optimistis bahwa perusahaan dapat mengirim lebih dari 400.000 kendaraan pada akhir 2025. Keyakinan itu bukan tanpa alasan—bisnis EV Xiaomi terbukti berkembang pesat. Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak meluncurkan mobil listrik pertamanya pada akhir 2023, Xiaomi sudah mencatatkan profit. Bahkan, SUV listrik YU7 berhasil menjadi EV tipe SUV terlaris di China pada Oktober, memperkuat posisi Xiaomi sebagai pendatang baru yang langsung mencuri perhatian.

Keberhasilan ini tentu luar biasa mengingat Xiaomi bukan berasal dari industri otomotif. Mereka memulai ambisi membuat mobil pada awal 2021 dan baru merilis SU7 di akhir 2023. Meski sempat diterpa isu negatif, termasuk terkait fitur autopilot, Xiaomi tetap melangkah agresif dengan merilis YU7 yang ternyata mendapat sambutan pasar lebih baik, terutama karena segmen SUV memiliki basis konsumen lebih luas. Hasilnya, bisnis EV Xiaomi membukukan laba bersih hampir USD 100 juta (sekitar Rp 1,6 triliun) pada kuartal III 2025, dengan total penjualan melebihi USD 4 miliar.

Untuk saat ini, mobil listrik Xiaomi masih dijual eksklusif di pasar domestik China. Namun, perusahaan telah menyiapkan rencana ekspansi global pada 2027, dengan fokus utama ke Eropa, sementara beberapa negara seperti India sudah mendapat teaser awal meski belum ada kepastian jadwal peluncuran. Dengan penjualan yang meroket di negeri sendiri, menarik untuk ditunggu apakah kesuksesan itu juga akan terulang di pasar internasional ketika Xiaomi resmi go global nanti. jkt-01/raf

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…