Atasi Luapan Banjir di Pusat Sidoarjo, Bupati Subandi Siagakan Alat Berat 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau lokasi banjir di sepanjang sungai Porong Kanal. SP/ SDA
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau lokasi banjir di sepanjang sungai Porong Kanal. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen untuk segera menyiagakan alat berat sebagai upaya pencegahan banjir di Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur. Upaya tersebut tentu menjawab permasalahan banjir yang menggenangi sejumlah titik di kawasan pusat Kabupaten Sidoarjo seperti di Desa Bluru, Kelurahan Bulusidokare dan Kelurahan Gebang, di Kecamatan Sidoarjo.

"Sebelumnya alat berat siap siaga di berbagai titik rawa banjir di Kecamatan Tanggulangin, Candi, Taman, dan juga Waru. Mulai hari ini kami prioritaskan alat berat di Kecamatan Sidoarjo," jelas Bupati Sidoarjo Subandi, Minggu (23/11/2025).

Lebih lanjut, menurutnya, beberapa kendala utama dalam banjir yang menggenangi wilayah Kecamatan Sidoarjo tersebut, terjadi akibat normalisasi sungai yang tidak berjalan, hingga rusaknya beberapa pompa air di beberapa titik rawan banjir.

Sementara itu, di Desa Bluru, normalisasi sungai tidak terlaksana dengan baik sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan melakukan normalisasi sungai terkait pada 2026 mendatang dengan panjang sungai mencapai 1,6 kilometer.

Selanjutnya Subandi menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta seluruh pompa air di desa dan kelurahan terkait di Kecamatan Sidoarjo, untuk segera diperbaiki guna meningkatkan upaya pencegahan banjir. Pasalnya, di Kelurahan Bulusidokare ditemukan satu pompa air yang rusak.

Selain itu, diketahui juga ditemukan juga kerusakan tanggul yang meningkatkan potensi banjir menyebar ke permukiman warga. Ia juga meminta pihak Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo untuk segera mengatasi tanggul-tanggul yang rusak, serta membantu warga dengan pemberian fasilitas umum seperti paving block yang dapat mengurangi risiko genangan saat hujan melanda.

Oleh karenanya, Dinas PUBMSDA Sidoarjo telah menyiapkan sejumlah langkah, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Untuk jangka pendek, pemda akan mengerahkan satuan tugas untuk membersihkan saluran air di pemukiman, serta Satgas alat berat untuk mendukung normalisasi.

Kemudian untuk jangka menengah, pihaknya akan segera memanfaatkan lahan kosong milik pemerintah untuk dialihfungsikan sebagai bozem. Sementara untuk jangka panjang, pemda akan melakukan kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk pembangunan bozem dan dam muara yang saat ini masih dalam tahap pengadaan tanah. sd-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…