SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, beserta lembaga-lembaganya berlangsung khidmat dan penuh nuansa ekologis, pada Sabtu, (22/11/2025) di Gedung Sport Center/GOR Lamongan.
Pelantikan yang dihadiri ribuan warga Nahdliyin tersebut, tidak hanya prosesi baiat dan pengukuhan yang menjadi sorotan, agenda ini juga dimeriahkan dengan gerakan “Sedekah Pohon” ada ratusan pohon produktif dari berbagai kalangan, sebagai simbol kepedulian PCNU terhadap kelestarian lingkungan.
Ketua PCNU Lamongan Gus Syahrul Munir yang baru dilantik menegaskan bahwa, gerakan Sedekah Pohon ini merupakan komitmen nyata NU dalam merespons isu perubahan iklim dan menjaga keberlangsungan alam.
“Pelestarian lingkungan adalah bagian dari ajaran Islam. Pohon yang kita tanam hari ini adalah amal jariyah yang manfaatnya dirasakan generasi mendatang,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja, dalam kegiatan ke depan PCNU terus berkomitmen untuk tidak menggelar acara yang justru akan menimbulkan masalah baru dengan penumpukan sampah.
"Kalau pohon ini langsung bisa ditanami, oksigen juga akan bertambah dan tentu akan bisa dirasakan anak cucu kita ke depannya, ini yang akan terus di gerakan hingga ke ranting-ranting," ujar Gud Syahrul panggilan akrab pria seorang pendidik di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan ini.
Kegiatan pelantikan yang dirangkai dengan Sedekah Pohon ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain memperkuat struktur organisasi NU di Lamongan, gerakan ini diharapkan memicu tumbuhnya kesadaran ekologis di lingkungan masyarakat, khususnya warga NU.
Sementara itu, pelantikan ini menandai resmi dimulainya kepemimpinan baru PCNU Lamongan dengan KH. Salim Azhar sebagai Rais Syuriyah dan Gus Syahrul Munir sebagai Ketua Tanfidziyah.
Pelantikan yang juga dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati dan anggota Forkopimda Lamongan tersebut, turut memberikan dukungan terhadap program dan langkah strategis PCNU ke depan, dengan 7 program unggulan dengan Sapta Krida.
Adapun tujuh program prioritas yang disepakati meliputi: Pembangunan NU center dan Masjid KH. Abdurrahman Wahid; Konsolidasi Jamiyyah, Pendidikan bermutu; Kemandirian ekonomi; Gerakan sosial mabarrot; Sadar aset dan Gisnu.
KH. Salim Azhar dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk segera tancap gas dalam melaksanakan program. Meski sebelumnya sejumlah agenda kegiatan PCNU telah berjalan tanpa harus menunggu SK telah berjalan.
Ia juga mengingatkan untuk menggunakan anggaran sesuai dengan alokasi yang telah direncanakan, karena program besar masih menunggu untuk dijalankan.
Syahrul Munir menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah titik awal perjalanan penting yang akan menentukan wajah NU Lamongan selama lima tahun ke depan. "Dimulainya perjalanan baru mempertaruhkan bagaimana wajah NU Lamongan hingga 5 tahun kedepan."
Ia juga menegaskan bahwa NU harus selalu hadir di tengah masyarakat dengan rasa percaya diri dan bermartabat, menjadi jangkar moral sekaligus motor kemajuan daerah.
Pelantikan ini menjadi saksi bersejarah yang membuktikan komitmen PCNU Lamongan untuk konsolidasi internal, dan penguatan peran di masyarakat, sejalan dengan visi baru untuk "Membersamai Umat Memenangi Masa Depan."jir
Editor : Moch Ilham