Gegara Cuaca Ekstrem, Harga Komoditas Ayam dan Sayuran Melonjak Jelang Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual daging ayam di pasar tradisional Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Penjual daging ayam di pasar tradisional Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) justru harga komoditas daging ayam serta berbagai jenis sayuran, yang dalam beberapa hari terakhir harganya melonjak signifikan di sejumlah pasar tradisional, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Adanya kenaikan komoditas tersebut diantaranya karena cuaca ekstrim yang melanda. Diketahui, di Pasar Legi Jombang, harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp32.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp36.000 per kilogram.

Pedagang daging ayam, Sarapoh, mengungkap adanya kenaikan dari pemasok terpaksa membuat mereka menyesuaikan harga jual, meski berdampak pada menurunnya jumlah pembeli. Sehingga, juga secara otomatis terjadi penurunan pembeli sudah terjadi selama empat hari terakhir.

“Daging ayam sekarang 35 sampai 36 ribu, sebelumnya 32–33 ribu. Pokok kirimannya naik, ya dijual naik. Sudah empat hari ini pembeli berkurang soalnya lebih mahal,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Tak hanya daging ayam, harga sayuran juga mengalami kenaikan cukup tajam. Beberapa komoditas bahkan naik dua kali lipat akibat cuaca ekstrim yang menghambat pasokan. 

Pedagang sayur, Rahayu, menuturkan bahwa kenaikan paling drastis terjadi pada cabai rawit, selada, sawi hijau, dan tomat. Untuk harga cabai rawit merangkak dari Rp45.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, selada naik dari Rp30.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, sawi hijau dari Rp6.000 menjadi Rp12.000 per kilogram, dan tomat dari Rp8.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

Adanya kenaikan harga kebutuhan pokok ini tentu sangat dikeluhkan oleh konsumen, terutama ibu rumah tangga dan pedagang makanan. Meski begitu, mereka tidak memiliki banyak pilihan karena barang-barang tersebut merupakan kebutuhan harian.

Salah satu konsumen, Orisa, mengaku hanya bisa berharap harga segera turun.
“Ya harapannya bisa turunlah. Tapi ya nggak apa-apa, kita sebagai penjual atau konsumen keluarga, naik atau apa pun ya tetap kebutuhan,” katanya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…