Dinilai Lamban, Ketua Komisi A Soroti Kekosongan Direksi di Sejumlah BUMD

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Proses pengisian direksi di sejumlah BUMD Kota Surabaya dinilai lamban, Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko, menilai Pemkot Surabaya belum menunjukkan keseriusan dalam mengisi posisi strategis tersebut, padahal jabatan itu berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.

Buaktinya, seleksi Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus mandek. Sejak November 2024, kursi Dirut masih kosong. Tiga kali seleksi berlangsung, tetapi Pemkot tetap tidak menetapkan figur terpilih.

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe mengatakan kondisi ini muncul karena Pemkot tidak menyiapkan proses rekrutmen secara matang. Selain itu, ia menilai kekosongan jabatan terlalu lama dapat menurunkan kecepatan pengambilan keputusan di KBS.

Situasi serupa tampak di PDAM Surya Sembada Surabaya. Saat ini, posisi Direktur Utama masih diisi Pelaksana Tugas (Plt). Yona menolak pola ini karena Plt tidak memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan kebijakan strategis. Padahal, PDAM bertanggung jawab menyediakan air bersih untuk lebih dari 700 ribu pelanggan di Surabaya.

“Ini menyangkut hajat hidup warga. Kami meminta Wali Kota segera membuka seleksi yang serius dan berkualitas,” ungkap Cak Yebe, di Gedung DPRD Surabaya, Selasa (25/11).

Yona menekankan bahwa Pemkot harus menjalankan rekrutmen secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, ia mendorong Pemkot menerapkan mekanisme fit and proper test seperti pada seleksi jabatan kepala dinas dan sekretaris daerah.

Ia menilai proses tersebut penting untuk memastikan setiap kandidat memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan daerah.

Yona mengingatkan bahwa kekosongan direksi dapat memperlambat pengambilan keputusan, menurunkan produktivitas perusahaan, dan mengganggu pelayanan publik.

Selain itu, penundaan pengisian jabatan dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap tata kelola BUMD di Surabaya.
“Direksi BUMD adalah ujung tombak pelayanan. Jika pengisian jabatan terus tertunda, masyarakat yang akan di rugikan,” tegasnya.

DPRD Surabaya berharap Pemkot segera mempercepat seluruh proses seleksi.

Dengan demikian, jabatan direksi dapat terisi oleh pejabat definitif yang kompeten dan mampu menjawab tantangan pengelolaan KBS, PDAM, serta BUMD lain di Kota Pahlawan. Alq

Berita Terbaru

Pemkab Jember Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Sinergi TP PKK Posyandu dan Bunda PAUD

Pemkab Jember Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Sinergi TP PKK Posyandu dan Bunda PAUD

Rabu, 13 Mei 2026 06:10 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Komitmen memperkuat pelayanan dasar masyarakat terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Jember melalui penguatan peran perempuan dan…

Gus Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Gus Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Rabu, 13 Mei 2026 06:05 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bupati Jember, Gus Fawait resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember di Pendopo…

Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Anggota Komisi A Dorong Balai RW Jadi Pusat Pembinaan Remaja

Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Anggota Komisi A Dorong Balai RW Jadi Pusat Pembinaan Remaja

Rabu, 13 Mei 2026 06:00 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi.com – Antisipasi aktifitas negatif pada kalangan rameja Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, mendorong penguatan program Kampung P…

Jokowi akan Keliling Indonesia

Jokowi akan Keliling Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Projo Budi Arie pada awal bulan ini. Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik,…

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.com  : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, kini memiliki wacana untuk menghapus pajak kendaraan bermotor. Sebagai …

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM  : Pelemahan nilai tukar rupiah tak terbendung. Selasa sore (12/5), kurs rupiah di pasar spot melemah tajam Rp 115 atau 0,66% menjadi Rp …