Dilelang, Lamborghini LM002 Bekas Sultan Brunei Jadi Rebutan Kolektor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lamborghini LM002 Wagon 1986. SP/ JKT
Lamborghini LM002 Wagon 1986. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Platform Bring a Trailer, baru saja memasukkan model Lamborghini LM002 yang sudah langka yakni dari 301 unit "Rambo Lambo" yang pernah diproduksi ini memiliki sejarah kepemilikan dari bekas milik Sultan Brunei hingga mantan CEO BMW/VW, Bernd Pischetsrieder dalam pelelangannya.

Mobil tahun 1986 ini kini dilelang online dan bahkan kini menjadi rebutan para kolektor di Kota Uppsala, Swedia. Diketahui, saat ini, lelang model langka tersebut ditawar dengan penawaran awal baru 50.000 euro (sekitar Rp964 juta) dan batas lelangnya tersisa 11 hari lagi, Jumat (28/11/2025).

Pasalnya, LM002 Wagon ini bukan sekadar mobil offroad; ini adalah bagian penting dari sejarah Lamborghini dan keluarga kerajaan. Dilelang di Uppsala, Swedia, ini adalah kesempatan langka bagi kolektor serius untuk memiliki monster mewah yang benar-benar satu-satunya di dunia. 

LM002 Chassis KLA12162 ini adalah coachwork bergaya limousine-style wagon yang dilakukan oleh Autocostruzioni Salvatore Diomante pada tahun 1989 atas pesanan langsung dari Sultan Brunei. 

Selain itu, terdapat modifikasi one-off ini mengubah pikap offroad pabrikan menjadi SUV mewah dengan atap tinggi yang diperpanjang, dilengkapi tempat duduk belakang konfigurasi-U, sunroof elektrik, bahkan televisi dan pemutar DVD – fitur super mewah untuk mobil tahun 80-an.

Setelah masa kepemilikan Sultan, mobil ini berpindah tangan ke Bernd Pischetsrieder, mantan CEO BMW dan Volkswagen. Pischetsrieder memastikan keasliannya melalui pemeriksaan oleh Registro Lamborghini di Sant’Agata Bolognese, yang menghasilkan Certificato di Iscrizione (Sertifikat Pendaftaran) resmi. 

Dan pada tahun 2012, LM002 wagon ini diimpor ke Swedia dan bahkan sempat digunakan untuk mengantar jemput anak sekolah, sebelum akhirnya diakuisisi oleh dealer penjual pada tahun 2024.

Sedangkan untuk sistem penggerak empat roda, dan tiga self-locking differential. Karburator Weber-nya baru saja dibangun kembali pada tahun 2024, membuktikan bahwa performa sport utility yang gahar ini tetap terjaga. Dan meskipun saat ini dibalut dalam warna perak yang lebih tua dari warna hitam aslinya, mobil ini menunjukkan tanda-tanda penggunaan yang wajar dengan sedikit gelembung cat dan goresan. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …