Bakal Dipasarkan Global, Nissan N6 PHEV Dibanderol Mulai Rp235 Jutaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nissan N6 PHEV. SP/ JKT
Nissan N6 PHEV. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, kolaborasi Nissan dan Dongfeng (Dongfeng Nissan) kian menarik minat para konsumen otomotif. Bahkan saat ini secara resmi Dongfeng Nissan meluncurkan N6 PHEV di China dengan harga yang terjangkau, Rabu (03/12/2025).

Sedan PHEV ini menjadi model pertama dari seri N yang hadir di luar lini kendaraan listrik murni yang sudah dipasarkan sebelumnya. Dan menariknya, Nissan N6 PHEV juga sedang dipertimbangkan untuk dirilis di pasar Asia Tenggara, Timur Tengah, dan sebagian Amerika Latin, dan bisa saja masuk pasar Indonesia nantinya.

Nissan N6 PHEV mengusung bahasa desain serupa dengan Nissan N7 yang sepenuhnya bertenaga listrik. Fascia depannya tampil futuristis dengan grille tertutup. Sedangkan bilah lampu atas yang memanjang, lampu utama berbentuk L, emblem ‘NISSAN’ menyala, gagang pintu tersembunyi, serta port pengisian daya yang terintegrasi di panel belakang. Dan bagian belakangnya hadir dengan profil bergaya coupe, lampu belakang tembus pandang, dan bumper bersih tanpa lubang knalpot terlihat.

Varian entry-level dibekali lampu LED, lampu depan otomatis, kamera mundur, panel instrumen 10,25 inci, layar tengah 14,6 inci, serta sistem infotainment berbasis Qualcomm Snapdragon 8155. Pada varian yang lebih tinggi, hadir tambahan berupa lampu LED adaptif, ambient lighting, sunroof panoramik dengan shade manual, kamera surround-view 540 derajat, dan fitur lainnya.

Untuk performanya, N6 PHEV mengandalkan mesin bensin 1.5 liter yang dipadukan motor listrik, ditenagai baterai lithium iron phosphate (LFP) 21,1 kWh buatan produsen lokal China. Model terbaru ini juga menawarkan jarak tempuh listrik murni berdasarkan standar CLTC hingga 180 km atau 170 km, tergantung varian baterai.

Sehingga dengan fitur-fitur yang canggih dan menarik tersebut, mobil ini dibanderol kisaran mulai 99.900 yuan atau sekitar Rp235 jutaan. Dan untuk pilihan warnanya pun juga beragam, mulai Sunlight Gold, Mirage Silver, Wind-colored Purple, Rock Grey, Obsidian Black, hingga Pearl White. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …