Telaga Rambut Monte di Blitar, Pesona Keindahan Alam yang Penuh Legenda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keindahan alam Telaga Rambut Monte yang berlokasi di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT
Keindahan alam Telaga Rambut Monte yang berlokasi di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kabupaten Blitar selalu menyimpan keindahan alam yang memanjakan mata dan menjadi favorit para wisatawan. Salah satunya, Meski ukurannya tidak terlalu besar, tempat ini bukan hanya sekadar destinasi wisata alam. Namun, juga sebagai ruang pertemuan antara sejarah, kepercayaan lokal, dan ekologi yang terjaga oleh berbagai larangan adat. 

Pasalnya, menurut kepercayaan setempat, di bawah keheningan telaga, hidup ratusan ikan yang oleh masyarakat disebut ikan sengkaring atau ikan dewa. Bahkan, ikan-ikan ini dianggap keramat-menangkap atau menyakitinya dipercaya dapat mendatangkan petaka, Kamis (04/12/2025).

Ikan sengkaring (genus Tor / Neolissochilus) menjadi penghuni utama telaga. Dalam kepercayaan warga, ikan ini bukan sekadar ikan biasa. Sebagian masyarakat percaya ikan tersebut adalah jelmaan prajurit Mbah Monte yang dikutuk menjadi ikan akibat melanggar perintah.

Karena dianggap keramat, warga sangat mematuhi pantangan menangkap, memancing, atau mengganggu ikan tersebut. Kepercayaan ini berperan besar dalam menjaga kestabilan ekosistem. Aturan adat inilah yang menurut warga dan sejumlah peneliti, justru menjadi benteng ekologis yang menjaga kelestarian telaga selama puluhan tahun.

Selain keindahan alamnya, Rambut Monte juga dikenal melalui keberadaan situs candi di atas telaga yang memiliki relief raksasa berambut gimbal yang dikaitkan dengan sosok legenda Mbah Monte atau Ratu Baka, figur sentral dalam cerita rakyat setempat.

Selain itu, salah satu mitos paling populer adalah kisah tentang murid atau prajurit Mbah Monte yang dikutuk menjadi ikan sengkaring karena tidak patuh. Walau catatan sejarah tertulis relatif minim, tradisi lisan menjadi sumber utama pengetahuan tentang Danyang Rambut Monte.

Tak heran, jika Telaga Rambut Monte menjadi contoh bagaimana sebuah ekosistem kecil dapat bertahan selama puluhan tahun berkat perpaduan antara kepercayaan, ritual, dan nilai adat yang ditaati masyarakat menjadikan Rambut Monte bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga ruang belajar tentang hubungan harmonis manusia dengan alam. bl-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…